Synchronize Fest 2018 Hadirkan Nasida Ria dan Rhoma Irama

Kompas.com - 28/03/2018, 21:16 WIB
M Riza, Technical Festival Director Synchronize Festival (kiri), David Karto, Festival Director Synchronize Festival (tengah), dan Kiki  Aulia, Program Director Synchronize Festival saat konfrensi pers Syncronize Festival di Jakarta, Rabu (28/3/2018). Gelaran musik Synchronize Festival akan diselenggarakan 5-7 Oktober 2018 mendatang di JI Expo Kemayoran. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOM Riza, Technical Festival Director Synchronize Festival (kiri), David Karto, Festival Director Synchronize Festival (tengah), dan Kiki Aulia, Program Director Synchronize Festival saat konfrensi pers Syncronize Festival di Jakarta, Rabu (28/3/2018). Gelaran musik Synchronize Festival akan diselenggarakan 5-7 Oktober 2018 mendatang di JI Expo Kemayoran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dyandra Promosindo dan Demajors kembali menyelenggarakan festival musik Synchronize Fest pada 2018 ini.

Festival yang menyuguhkan pertunjukan musik lintas genre tersebut akan digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 5-7 Oktober 2018.

Penggagas sekaligus Festival Director Synchronize Fest 2018, David Karto, mengatakan bahwa perhelatan ini bisa menjadi ruang interaksi bagi semua pelaku musik Tanah Air.

"Synchronize Festival 2018 diharapkan menjadi 'Kawah Candradimuka' bagi musik Indonesia dan menjadi ruang interaksi bagi semua pelaku dan penikmat musik Indonesia," ujar David saat jumpa pers di The Fifth, Kemang Raya, Jakarta Selatan, Rabu (28/3/2018).

Untuk fase pertama, pihak penyelenggara mengumumkan 28 pengisi acara yang dipastikan tampil dalam perhelatan musik tersebut.

Bahkan ada nama-nama yang bakal mencuri perhatian seperti Rhoma Irama & Soneta, God Bless, dan Nasida Ria, Iwa K, Kunto Aji, Ras Muhamad, The Coconut Treez, Ramengvrl, Burgerkill, Straight Answer, dan Sheila on 7.

Baca juga : The Upstairs Menarik Penonton Naif di Synchronize Fest 2017

Kemudian ada Diskoria, Diskopantera, Oomleo Berkaraoke, Sore, Fourtwnty, Danilla, Padi Reborn, Naif, Jason Ranti, Noxa, Stars and Rabbit x Bottle Smoker, Reality Club, Jiung, Tohpati Ethnomission, White Shoes and the Couples Company, Project Pop dan Dipha Barus.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, akan ada lima panggung yang ada dalam perhelatan tersebut. Panggung-panggung tersebut adalah Dynamic Stage, Forest Stage, Lake Stage, District Stage, dan Gigs Stage.

Tiket early bird untuk pertunjukan tiga hari sudah bisa dibeli pada 28 Maret 2018 seharga Rp 225.000. Sementara pembelian reguler tiga hari seharga Rp 450.000, tiket harian Rp 245.000, dan tiket harian sebelum pukul 15.00 WIB seharga Rp 179.000.

Tiket itu khusus dibeli lewat laman www.synchronizefestival.com. Sementara untuk pembelian di tempat Rp 490.000 untuk tiga hari dan Rp 279.000 untuk satu hari.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X