Riwayat Pidana Salman Khan, dari Tabrak Lari hingga Perburuan Hewan Langka

Kompas.com - 08/04/2018, 10:00 WIB
Editor Ati Kamil

MUMBAI, KOMPAS.com -- Pengadilan India menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada superstar Bollywood Salman Khan (52), yang dinyatakan bersalah untuk kasus perburuan antelop langka pada 1998.

Pengadilan yang berlangsung di Jodhpur, Negara Bagian Rajasthan, India, itu juga menjatuhkan denda 10.000 rupee (kira-kira Rp 2,2juta).

Baca juga: Salman Khan Divonis 5 Tahun Penjara atas Pembunuhan Satwa Liar

Khan membunuh dua ekor antelop India (blackbuck atau Antilope cervicapra), yang dikenal dengan ciri khas punggung gelap, sebuah spesies yang dilindungi, ketika ia menjalani shooting film di Rajasthan 20 tahun lalu.

Salman Khan bisa mengajukan banding, tetapi harus terlebih dahulu menjalani setidaknya beberapa hari penjara.

Empat artis peran lain yang membintangi film itu, dan sama-sama diadili, dibebaskan dari dakwaan.

Ada apa di balik kasus Salman Khan?
Itu kasus keempat yang diajukan terhadap aktor ini terkait perburuan liar selama pembuatan film Hum Saath Saath Hain pada 1998.

Pada 2006 ia diadili dalam dua kasus perburuan liar terpisah dan dijatuhi hukuman satu tahun dan lima tahun penjara.

Pengadilan Tinggi Rajasthan menangguhkan hukuman setahun kemudian, tetapi pada 2016 membatalkan sepenuhnya kedua hukuman itu.

Pemerintah negara bagian tersebut kemudian mengajukan banding ke Mahkamah Agung.

Baca juga: Setelah Sepeda Listrik, Salman Khan Jajal Bisnis Ponsel

Pada 2017 Salman dibebaskan dari kasus ketiga, yakni pidana memiliki senjata tanpa izin yang digunakan untuk memburu satwa liar dalam peristiwa 1998 itu.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.