Bagi Sherina Munaf, Terbang Itu yang Tersulit

Kompas.com - 11/05/2018, 20:41 WIB
Sherina Munaf berpose saat menghadiri perilisan teaser Wiro Sableng di XXI Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanSherina Munaf berpose saat menghadiri perilisan teaser Wiro Sableng di XXI Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Dari semua adegan yang dijalani oleh artis peran Sherina Munaf (27) dalam film Wiro Sableng, adegan terbang merupakan adegan tersulit baginya.

"Ada adegan terbang. Terbang itu susah benar," ujar Sherina dalam jumpa pers pemutaran teaser film Wiro Sableng di Plaza Indonesia XXI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (11/5/2018).

Pemeran Anggini ini mengatakan bahwa ia digantung dengan sebuah alat untuk menghadirkan kesan ia sungguh-sungguh terbang.

Ketika mendarat, aku Sherina, ia mengalami kesulitan.

"Landing-nya itu yang susah dan harus beberapa kali dicoba. Aku enggak pakai stuntman. Beberapa kali jatuh, hampir nabrak Dewa Tuak (diperankan oleh Andy/rif)," ucapnya.

Menurut Sherina, adegan tersebut merupakan pengalaman baru dan tantangan untuknya.

Ia enggan menggunakan pemeran pengganti lantaran tidak mau proses latihannya selama enam bulan bersama pesilat, koreografer adegan laga, dan artis peran Yayan Ruhian menjadi sia-sia.

"Di awal, kami enam bulan latihan. Benar-benar gila latihannya," ujarnya.

Selendang menjadi salah satu senjata yang digunakan oleh Anggini. Sherina juga berlatih menggunakan selendang menjadi senjata dalam proses latihan.

"Kami juga latihan. Dan, kalau selendang yang lurus kayak di-teaser itu karena CGI aja. Aku juga enggak tahu kalau keren gitu," kata dia.

Film Wiro Sableng ini merupakan adaptasi dari buku seri Wiro Sableng karya Bastian Tito, yang terdiri dari 185 judul.

Buku tersebut untuk kali pertama diterbitkan pada 1967 hingga 2006 dan pernah sekali diangkat ke layar lebar dan sinetron.

Shooting film yang diproduksi atas kerja sama antara Lifelike Pictures dengan Fox International Production (divisi 20th Century Fox) itu telah dimulai pada Agustus hingga November 2017. Saat ini telah memasuki tahap post-production.

Film itu menghadirkan Vino G Bastian sebagai Wiro Sableng, Marsha Timothy, Andy "/rif", Sherina Munaf, Yayan Ruhiyan, Fdan ariz Alfarizi, dan lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X