Hakim Tolak Eksepsi Ahmad Dhani

Kompas.com - 14/05/2018, 15:39 WIB
Ahmad Dhani menghadiri sidang pembacaan putusan sela di PN Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018) Kompas.com/Setyo AdiAhmad Dhani menghadiri sidang pembacaan putusan sela di PN Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018)


JAKARTA, KOMPAS.com - Majelis Hakim menolak nota keberatau atau eksepsi dari terdakwa Ahmad Dhani atas kasus ujaran kebencian di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018).

"Apa yang dikemukakan oleh penasihat hukum dan terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo dalam eksepsinya dinyatakan ditolak secara keseluruhan karena tidak berlandaskan hukum dan ekespsi tersebut sudah masuk ke materi pokok perkara," ujar Hakim Ketua H Ratmoho saat membacakan putusan sela di PN Jakarta Selatan.

Atas putusan itu, hakim meminta jaksa penuntut umum (JPU) untuk melanjutkan persidangan. Sidang selanjutnya adalah pemanggilan saksi-saksi dari jaksa pada 21 Mei 2018.

Sementara, Dhani yang berada di kursi pesakitan terlihat kecewa mendengar eksepsinya ditolak.

Baca juga: Ahmad Dhani Siap Terima Putusan Hakim

Diberitakan sebelumnya, dalam eksepsinya, penasihat hukum Dhani menyatakan surat dakwaan yang disusun dan disampaikan oleh jaksa penuntut umum (JPU) tidak cermat, jelas, dan lengkap, sehingga dakwaan menjadi kabur.

Sementara dalam tanggapan eksepsi, Jaksa Sarwoto meminta hakim untuk menyatakan surat dakwaan terhadap Dhani telah memenuhi syarat formil dan meteriil, sesuai ketentuan Pasal 143 ayat (2) huruf a dan b KUHP.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pentolan band Dewa 19 itu diduga melanggar Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Ancaman hukuman yang menanti suami penyanyi Mulan Jameela itu adalah enam tahun penjara.

Kasus ini bermula saat Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang nadanya dianggap menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Atas kicauannya, Dhani dilaporkan oleh Jack Lapian, yang merupakan pendiri BTP Networks atas tuduhan ujaran kebencian.

Dhani dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis pada akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST, dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017.

Baca juga: Ahmad Dhani Lagi-lagi Dilaporkan ke Polisi oleh Orang yang Sama

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.