Kadir: Diantar Didi Kempot, Jenazah Gogon Diterbangkan ke Solo

Kompas.com - 15/05/2018, 08:51 WIB
Pelawak Indonesia Margono alias Gogon mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jln. HR Rasuna Said Kav C-1 Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2012). TRIBUN JAKARTA/JEPRIMAPelawak Indonesia Margono alias Gogon mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jln. HR Rasuna Said Kav C-1 Jakarta Pusat, Rabu (10/10/2012).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jenazah pelawak Margono atau Gogon akan diterbangkan ke Solo, Jawa Tengah, dengan diantar oleh rekannya Dodi Kempot.

Gogon meninggal dunia dalam usia 58 tahun di Rumah Sakit Kotabumi, Lampung, Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 05.00 WIB.

"Insya Allah nanti jam 10 pagi dibawa sama Didi Kempot ke Solo naik pesawat. Kebetulan saya banyak kerjaan, saya enggak bisa ke Solo, waduh," kata rekan mendiang Gogon, Kadir, kepada Kompas.com via telepon, Selasa.

Ia mengatakan, awalnya Didi Kempot berencana pulang ke Jakarta pagi tadi usai mengisi acara di Lampung bersama Gogon.

Didi, menurut Kadir, bahkan sudah berada di bandara Lampung ketika mendapat kabar Gogon meninggal.

"Setelah Didi di bandara, dia dapat kabar Gogon meninggal dunia. Akhirnya dia batalkan berangkat pagi. Mundur jam 10 nanti sekalian almarhum Gogo dibawa ke Solo," ujar Kadir.

Baca juga: Pelawak Gogon Meninggal Dunia

Namun, Kadir belum mendapatkan informasi berkait pukul berapa Gogon akan dimakamkan dan di mana lokasi pemakamannya.

"Itu yang saya belum ada info. Paling sorelah. Biasanya nunggu keluarganya datang. Di atas jam 12 pasti," ucap Kadir.

Baca juga: Mendiang Gogon Sudah Setahun Lebih Idap Penyakit Jantung



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X