Isi Surat Selebritas Dunia kepada Jokowi soal Perdagangan Daging Anjing

Kompas.com - 25/05/2018, 10:44 WIB
Koalisi Dog Meat-Free Indonesia (DMFI) bersama sahabat anjing Surakarta melakukan kampanye melawan bisnis perdagangan daging anjing di car free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/2/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniKoalisi Dog Meat-Free Indonesia (DMFI) bersama sahabat anjing Surakarta melakukan kampanye melawan bisnis perdagangan daging anjing di car free day (CFD) di Jalan Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah, Minggu (25/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 90 lebih selebritas dunia, termasuk Indonesia, menandatangani petisi atau surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mereka meminta agar Jokowi segera mengakhiri perdagangan daging anjing dan kucing di Indonesia. Petisi tersebut diinisiasi oleh koalisi The Dog Meat Free Indonesia.

"Kami merasa ngeri dengan temuan investigasi nasional oleh koalisi The Dog Meat Free Indonesia yang mendokumentasikan kenyataan mengerikan dari perdagangan," demikian isi surat tersebut seperti dikutip Kompas.com dari situs dogmeetfreeindonesia.org, Kamis (24/5/2018).

Disebutkan pula bahwa dari temuan The Dog Meat Free Indonesia, lebih dari satu juta anjing dan kucing diangkut ke seluruh Indonesia untuk memasok pasar, rumah jagal, dan restoran. Sebagian dari itu merupakan hewan-hewan peliharaan yang dicuri.

"Hewan-hewan menjadi sasaran penangkapan, pengangkutan, pembantaian yang kasar dan brutal. Penderitaan serta ketakutan luar biasa yang harus mereka tanggung memilukan dan benar-benar mengejutkan," tulis mereka.

Dalam surat tersebut dijelaskan pula mereka memiliki rekaman dari sebuah pasar di wilayah Indonesia yang memperlihatkan kepala sejumlah anjing dipukul berulang kali. Lalu membakar mereka hidup-hidup dengan semprotan api.

"Kami yakin Anda (Jokowi) akan setuju bahwa tingkat kebrutalan terhadap anjing dan kucing ini mengejutkan dan mendesak perhatian Anda," tulis koalisi tersebut bersama para selebritas.

Koalisi The Dog Meat Free Indonesia menambahkan, mereka tidak hanya menggugat tentang moral tetapi juga mengingatkan pemerintah Indonesia tentang bahayanya penyebaran rabies dengan perdagangan daging anjing dan kucing tersebut.

Menurut mereka, jutaan anjing dengan status penyakit yang tidak diketahui ditangkap dari jalanan, dicuri dari rumah atau dibeli oleh pedagang, dan diangkut melintasi provinsi dan pulau-pulau menggunakan belakang truk dan sepeda motor.

"Perdagangan tersebut tidak hanya melanggar undang-undang antirabies Indonesia, tetapi juga bertentangan dengan rekomendasi dari para ahli kesehatan manusia dan hewan terkemuka," ujar koalisi tersebut.

"Dengan endemi rabies di 26 dari 34 provinsi di negara ini, perdagangan daging anjing menimbulkan risiko kesehatan yang sangat nyata dan serius bagi semua sektor masyarakat," tambah mereka.

Baca juga: 90 Lebih Selebritas Dunia Desak Jokowi Akhiri Perdagangan Daging Anjing di Indonesia

Presiden Humane Society International, Kitty Block, pun mengapresiasi dukungan puluhan selebritas dunia untuk membantu mengakhir perdagangan daging anjing dan kucing di Indonesia.

"Kami sangat berterima kasih kepada para superstar global dan Indonesia ini yang mendukung usaha Koalisi The Dog Meat Free-Indonesia untuk mengakhiri industri yang kejam dan berbahaya ini," katanya.

"Dan kami dengan hormat mendesak Presiden Widodo untuk bekerja bersama kami, tidak hanya melindungi anjing Indonesia dan kucing tetapi juga kesehatan masyarakatnya," tambah Kitty Block.

Baca juga: Koalisi Dog-Meat Free Indonesia Kampanye Melawan Bisnis Daging Anjing di Solo

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X