Bayu Skak Kolaborasikan Budaya Jawa dan Sunda dalam Sekuel Yowis Ben

Kompas.com - 05/07/2018, 15:39 WIB
Bayu Skak saat menghadiri ajang Indonesia Movie Actors Awards 2018 di MNC Studio Tower II, Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGBayu Skak saat menghadiri ajang Indonesia Movie Actors Awards 2018 di MNC Studio Tower II, Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sukses dengan film Yowis Ben tahun lalu, konten kreator Bayu Skak kini sedang mempersiapkan sekuel film tersebut. Ia bakal membuat ramuan yang berbeda untuk kelanjutan Yowis Ben.

"Ini mau bikin yang kedua. Bahasa Jawa dikombinaikan dengan Sunda," ucap Bayu dalam wawancara di MNC Studio, Jakarta Barat, Rabu (4/7/2018) malam.

Cerita sekuel Yowis Ben nantinya berkisar tentang para personel Yowis Ben yang berangkat ke Bandung untuk proses rekaman. Di sanalah nantinya pertemuan antara Jawa dan Sunda terjadi.

Baca juga: Nonton Yowis Ben, Jokowi Senang Ada Film Bahasa Jawa Timur-an

Sebagai informasi, Yowis Ben merupakan film remaja yang seluruh dialognya menggunakan bahasa Jawa Timur.

"Akhir tahun ini shooting. Ceritanya kan anak band, jadi ke Bandung rekaman, ketemu sama orang-orang Sunda. Bisa dikolaborasikan," ujar Bayu yang dikenal sebagai YouTuber dengan konten-konten berbahasa Jawa.

Film Yowis Ben pertama mengisahkan Bayu (Bayu Skak) yang menyukai Susan (Cut Meyriska). Namun, ia tidak percaya diri karena merasa serba pas-pasan.

Demi mendapat perhatian Susan dan bersaing dengan pacarnya (Indra Wijaya), Bayu membentuk band musik bersama tiga temannya (Joshua Suherman, Tutus Thomson, Brandon Salim).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X