Siap-siap, Anime Gundam Bakal Jadi Live-action

Kompas.com - 06/07/2018, 20:49 WIB
Replika RX-0 Unicorn Gundam dari anime Mobile Suit Gundam UC diperkenalkan pada media di Tokyo, Sabtu (23/9/2017). Pertunjukan replika setinggi 19,7 meter itu akan dibuka untuk umum pada 24 September 2017 di Mal DiverCity Tokyo. AFP PHOTO/KAZUHIRO NOGIReplika RX-0 Unicorn Gundam dari anime Mobile Suit Gundam UC diperkenalkan pada media di Tokyo, Sabtu (23/9/2017). Pertunjukan replika setinggi 19,7 meter itu akan dibuka untuk umum pada 24 September 2017 di Mal DiverCity Tokyo.

KOMPAS.com - Rumah produksi Legendary Entertainment berencana mengangkat serial anime  Gundam ke layar lebar. Studio ini telah mendapat lampu hijau untuk mengembangkan cerita live-action  Gundam.

Mereka mengumumkan rencana tersebut di pergelaran Expo Anime 2018, yang berlangsung di Los Angeles, pada Kamis, (5/7/2018).

Studio bersangkutan akan memproduksi film ini berdasarkan anime Jepang yang populer. Cale Boyter akan mengawasi proyek yang tim kreatifnya melibatkan rumah produksi Legendary dan Sunrise selaku pemegang hak cipta Gundam.

Namun, hingga kini belum kabar mengenai siapa aktor yang akan terlibat, penulis, atau pun sutradara yang bakal menukangi live-action Gundam.

Baca juga: Ada Gundam Bersembunyi dalam Pacific Rim: Uprising

Gundam kali pertama dirilis pada 1979 lalu sebagai serial TV animasi, film animasi, manga, video games, mainan, dan novel.

Bahkan, setelah versi live-action Gundam diumumkan bakal diproduksi, perusahaan mainan Bandai Namco diklaim sukses meraup keuntungan terbesar sepanjang 40 tahun mereka berdiri.

Sebagai informasi, seri animasi Gundam bercerita tentang era di mana populasi umat manusia semakin berkembang pesat sehingga mendorong sebagian penduduk bumi beremigrasi ke koloni luar angkasa.

Namun, orang-orang yang tinggal di koloni itu justru berusaha mencari otonomi dan mengibarkan bendera perang melawan orang-orang di bumi demi kemerdekaan. Pertempuran sengit melibatkan pilot robot yang dikenal sebagai mobile suit pun terjadi.

Legendary Entertainment sendiri dikenal sebagai rumah produksi yang membuat dua film Pacific Rim. Film yang pertama disutradarai oleh Guillermo del Toro dirilis pada 2013 lalu dan mendapat keuntungan global sebesar 411 juta dollar AS.

Sementara untuk sekuelnya, Pacific Rim Uprising yang dirilis pada Maret 2018 ini dinilai gagal mendatangkan keuntungan komersil karena hanya bisa mencatat pemasukan 290 juta dollar AS sebelum dikurangi biaya pemasaran sekitar 150-176 juta dollar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X