Dilelang untuk Korban Gempa Lombok, Gitar Menteri Budi Karya Laku Rp 200 Juta - Kompas.com

Dilelang untuk Korban Gempa Lombok, Gitar Menteri Budi Karya Laku Rp 200 Juta

Kompas.com - 09/08/2018, 23:23 WIB
Elek Yo Band tampil dalam Konser Kemanusiaan Untuk Lombok di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018).KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA Elek Yo Band tampil dalam Konser Kemanusiaan Untuk Lombok di Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup musik yang terdiri dari para menteri dan pejabat negara, Elek Yo Band, menjadi salah satu penampil dalam konser kemanusiaan untuk korban gempa Lombok yang digelar di Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2018).

Band ini terdiri dari Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri), Hanif Dhakiri, (Menteri Ketenagakerjaan), Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan), Basuki Hadimuljono (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Teten Masduki (Staf Khusus Kepresidenan), dan Triawan Munaf (Kepala Bekraf).

Elek Yo Band membawakan enam lagu, di antaranya adalah "Bento" milik Iwan Fals, "Stand by Me" (Ben E King), "Indonesia Pusaka", dan "Lestari Alamku" karya mendiang Gombloh.

Usai tampil, Elek Yo Band melelang alat musik yang hasilnya akan disumbangkan untuk korban gempa.

"Saya mau lelang gitar, ya," ucap Budi Karya.

Gitar milik pribadi Budi Karya Sumadi ini dibuka dengan harga Rp 10 juta dan akhirnya laku seharga Rp 200 juta.

"Wah laku Rp 200 juta," ucap Najwa Shihab yang menjadi pemandu acara dalam konser ini.

"Oke, di-lock nih ya, kalau gak ada yang mau nambah lagi," sahut Yuni Shara yang menyanyi bersama Elek Yo Band.

Usai lelang gitar, Elek Yo Band memainkan lagu milik Rod Stewart berjudul 'I Don't Wanna Talk About It'. Lagu itu dinyanyikan oleh Tobi, pengunjung yang membeli gitar milik Budi Karya

Sejauh ini total dana yang dikumpulkan telah mencapai Rp 2,3 miliar.

Baca juga: Band Para Menteri Akan Tampil di Konser Amal untuk Lombok


Komentar
Close Ads X