Alasan yang Membuat Indro Warkop Bertahan di Dunia Komedi

Kompas.com - 23/08/2018, 12:09 WIB
Komedian senior Indro Warkop saat ditemui dalam media gathering film Gila Lu Ndro! di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAKomedian senior Indro Warkop saat ditemui dalam media gathering film Gila Lu Ndro! di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (21/8/2018).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Komedian senior Indrodjojo Kusumonegoro (60) atau yang lebih dikenal sebagai Indro Warkop sudah berkarier di dunia hiburan selama lebih dari 40 tahun.

Ketika ditemui di Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, baru-baru ini, Indro mengaku ada beberapa alasan yang membuatnya tetap aktif di dunia komedi, salah satunya adalah konsistensi.

“Kelihatannya saya kadang-kadang sok tahu banget menilai diri saya, bahkan orang melihat saya kaku, nah itu banyak yang complain, ‘lo kok gak pernah berubah sih’, saya disitu saklek, nah saya pertahanin kakunya,” ucap Indro Warkop.

Indro Warkop menambahkan alasan kedua nama grup lawak Warkop DKI yang melekat pada dirinya.

“Terus saya meneruskan pesan, Dono dan Kasino tuh berpesan, ‘bendera Warkop tuh di elu, kita keluarga, satu bendera, terusin semangatnya’. Gue paling muda jadi playmaker,” ucap Indro Warkop.

Indro Warkop mengaku bahwa sepeninggalnya Dono dan Kasino, ia membawa tugas tersebut seorang diri. Menurut Indro, ia bukanlah apa-apa tanpa Dono dan Kasino.

Bahkan Indro Warkop pernah vakum selama satu setelah ditinggal oleh Dono dan Kasino. Ketika itu ia merasa bingung dengan yang langkah yang harus ia ambil tanpa dua sahabat yang sudah menjadi bagian dari dirinya selama 25 tahun.

“Ya udah selama setahun itu saya cuma deketin anak-anaknya Dono, anaknya Kasino, biar tahu kalau bapaknya tuh bukan cuma pelawak, tapi juga mengerti budaya dan lain-lain, itu aja yang saya lakuin selama setahun,” ucap Indro mengenang.

Kini Indro Warkop akan kembali bermain dalam film komedi Gila Lu Ndro! yang akan tayang pada 13 September 2018. Judul film ini diambil dari kata-kata yang sering terlontar dalam film-film Warkop.

Baca juga: Indro Warkop Merasa Tersiksa karena Jadi Alien



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X