114 Penampil Akan Meriahkan Synchronize Fest 2018

Kompas.com - 25/08/2018, 10:44 WIB
M Riza, Technical Festival Director Synchronize Festival (kiri), David Karto, Festival Director Synchronize Festival (tengah), dan Kiki  Aulia, Program Director Synchronize Festival saat konfrensi pers Syncronize Festival di Jakarta, Rabu (28/3/2018). Gelaran musik Synchronize Festival akan diselenggarakan 5-7 Oktober 2018 mendatang di JI Expo Kemayoran. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOM Riza, Technical Festival Director Synchronize Festival (kiri), David Karto, Festival Director Synchronize Festival (tengah), dan Kiki Aulia, Program Director Synchronize Festival saat konfrensi pers Syncronize Festival di Jakarta, Rabu (28/3/2018). Gelaran musik Synchronize Festival akan diselenggarakan 5-7 Oktober 2018 mendatang di JI Expo Kemayoran.

JAKARTA, KOMPAS.com - Synchronize Fest 2018 mengumumkan line-up fase terakhir. Ada 37 penampil tambahan yang bakal beraksi dalam festival musik yang digelar Gambir Expo Kemayoran pada 5, 6, dan 7 Oktober 2018 itu.

Dengan begitu, total ada 114 nama artis penampil yang siap meramaikan Synchronize Fest edisi ketiga.

Ada pun 37 musisi tersebut adalah 70sOC, Bam Mastro, Barasuara, Bonita and the Hus Band, Candra Darusman & Friends, Clubeighties, Daramuda Project, Dead Vertical, Deredia, Endah N Rhesa, dan .Feast.

Lalu ada Future Collective, Goodnight Electric, HIVI, ILP, Javabass Soundsystem, JBF Trio, Lightcraft, Maliq & D’Essentials, Mesin Tempur, Mondo Gascaro, Musicater, Nonaria, Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks, serta Payung Teduh.

Baca juga: Synchronize Fest 2018: 17 Penampilan Fase Ketiga

Ditambah lagi ada Pee Wee Gaskins, Polkawars, RAN, Sentimental Moods, Seringai, Sisitipsi, The Adams, The Panas Dalam, The Upstairs, Ubiet & Kroncong Tenggara, Vira Talisa, dan West Jamnation.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tercatat pada tahun ketiganya ini, Synchronize Fest menghadirkan musisi-musisi tambahan dari kancah musik Electronic Dance Music (EDM), di antaranya Dipha Barus dan Javabass Soundsystem.

Para penampilnya pun banyak yang berasal dari beberapa kota di  Indonesia, dari Medan, Solo, Pontianak, Ambon, hingga Jambi.

"Tanggung Jawab kami untuk memastikan bahwa semua genre ada di situ, agar festival ini bisa menjadi ajang eksibisi tentang hal-hal yang terjadi di dalam skena di tahun-tahun sebelumnya," kata Program Director Synchronize Fest, Rizki Aulia, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (25/8/2018).

Tahun ini, Synchronize Fest 2018 juga akan menambah satu panggung di luar ruangan, melengkapi lima panggung yang sudah ada selama ini, yakni Dynamic Stage, Lake Stage, Forest Stage, District Stage, dan Gigs Stage.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X