Ketahui 5 Fakta Film The Nun Sebelum Menontonnya

Kompas.com - 06/09/2018, 09:13 WIB
Penampakan aktris Bonnie Aarons sebagai Valak dalam film The Nun. Warner Bros. Entertainment Inc.Penampakan aktris Bonnie Aarons sebagai Valak dalam film The Nun.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Film horor supranatural The Nun sudah tayang di Indonesia, pada Rabu, 5 September 2018. Penayangan di Tanah Air ini lebih cepat dua hari ketimbang di Negara asalnya Amerika Serikat.

Film yang disutradarai Corin Hardy ini sukses membuat penonton penasaran sekaligus ketakutan. Bahkan, trailer filmnya pun sudah ramai dibicarakan orang karena kengeriannya.

Berikut lima fakta film The Nun yang harus Anda ketahui sebelum menontonnya:

Baca juga: The Nun: Antara Valak, Kastil, dan Takhayul

Ingrid Bisu bermain dalam The Nun (2018)Warner Bros. Entertainment Inc Ingrid Bisu bermain dalam The Nun (2018)

 

1. Janji James Wan

Film The Nun melunasi janji James Wan selaku sutradara The Conjuring 2 untuk menceritakan tuntas asal muasal iblis bernama Valak.

2. Berganti judul

Pada awalnya, film berdurasi 96 menit ini diberi judul The Story of Valak. Namun Corin Hardy menggantinya menjadi The Nun, karena dianggap lebih menjual dan misterius.

3. Latar waktu masa lampau

Bertema horor klasik, film The Nun menggunakan latar waktu pada tahun 1952. Berlokasi di Rumania, The Nun sedikit banyak menampilkan suasana masyarakat Eropa di masa lampau, termasuk takhayul mereka pada saat itu.

Baca juga: Sutradara The Nun Corin Hardy Melihat Penampakan Arwah Tentara Rumania

4. Lokasi shooting di benteng tua

Untuk mendukung pemilihan latar waktu masa lampau, The Nun memilih lokasi shooting di sebuah benteng tua bekas tentara di Rumania. Lokasi tersebut akan menjadi tempat penyelidikan yang mempertemukan Valak.

Bahkan sutradara Corin Hardy, sempat mengalami gangguan makhluk halus. Hardy mengaku bertemu dengan dua arwah tentara Rumania di salah satu lorong benteng tua tersebut.

5. Berdasarkan kisah nyata

Sosok iblis Valak didasarkan pada kisah nyata, hal ini merujuk pada kesaksian Lorraine Warren yang dihantui oleh setan bertudung.

Nama sosok Valak sendiri sepertinya tidak mengikuti mitologi yang ada tetapi berdasarkan apa yang Lorraine alami.

Sedangkan jika menurut mitologi, karakter Valak adalah seorang anak kecil malaikat yang menunggang naga berkepala dua. Kisah Valak yang paling lengkap terdapat dalam buku Lesser Key of Solomon.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X