Daniel Mananta Merasa Tehormat Dipercaya Perankan Ahok

Kompas.com - 06/09/2018, 19:41 WIB
Daniel Mananta saat ditemui usai jumpa pers peluncuran teaser Film A Man Called Ahok di Metropolle XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018). KOMPAS.com/IRA GITADaniel Mananta saat ditemui usai jumpa pers peluncuran teaser Film A Man Called Ahok di Metropolle XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com- Pembawa acara Daniel Mananta merasa terhormat saat dipercaya menjadi pemeran Ahok dalam film drama keluarga berjudul A Man Called Ahok.

"Jadi mungkin saya bersyukur dan terhormat sekali, produser dan sutradara memberikan kesempatan menjadi figur yang saya hormati," kata Daniel dalam peluncuran teaser Film A Man Called Ahok, di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018).

"Saya bilang, jujur saya suka sama karakter ini dan merasa terhormat. Dipanggil casting, saya terhormat banget," sambungnya.

Daniel bercerita, dia menjalani proses audisi demi mendapatkan peran Ahok. Setelah tujuh tahun tidak berakting, Daniel pun meminta waktu untuk mendalami karakter Ahok.

Baca juga: Daniel Mananta Muncul dalam Poster Film A Man Called Ahok

"Pertama kali ditawarin melalui proses audisi. Saya datang ke tempat Pak Tuta. Tapi yah dia keluarin kamera dan dia keluarin skrip. Jujur, ini film kedua saya," tutur Daniel.

"Jadi terakhir saya main film, itu tujuh tahun lalu. Saya minta waktu, casting pertama banget lupain aja. Karena Daniel presenter bukan aktor. Gerak tubuh yang kebiasaan gitu. Untungnya Tuta memberikan kepercayaan, gue dikasih coaching sama Yayu," sambungnya.

Daniel pun kesulitan mengungkapkan beban yang dirasakannya dalam memerankan mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Bebannya untuk memainkan seorang Ahok gimana ya, memerankan seseorang yang tulus mencintai Indonesia tuh.. Makanya gue terhormat banget. Bebannya ya enggak bisa diungkapkan dengan kata-kata," imbuhnya.

Baca juga: Nicholas Sean Bacakan Surat Ahok di Peluncuran Teaser Film A Man Called Ahok

Diangkat dari buku karangan Rudi Valinka, film A Man Called Ahok mengisahkan kehidupan Ahok kecil di Gantong, kepulauan Belitung Timur pada 1976 sampai menjabat sebagai Bupati Belitung Timur pada 2005.

Selain Daniel, deretan nama pemeran yamg turut membintangi film ini adalah Denny Sumargo, Chew Kin Wah, Sita Nursanti, Donny Damara, Ferry Salim, Eriska Rein Jill Gladys, dan masih banyak lagi.

A Man Called Ahok direncanakan tayang pada akhir November 2018.

Baca juga: Addie MS: Move On dari Ahok-Djarot Itu Keniscayaan



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X