Addie MS: "Move On" dari Ahok-Djarot Itu Keniscayaan

Kompas.com - 16/10/2017, 17:44 WIB
Addie MS diabadikan usai acara Wajah Kota Tua yang Berubah di Gedung Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua, Jakarta Barat, pada Minggu (16/4/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGAddie MS diabadikan usai acara Wajah Kota Tua yang Berubah di Gedung Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua, Jakarta Barat, pada Minggu (16/4/2017).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com- Musisi Addie MS, mengatakan, sudah menjadi keharusan dirinya menerima kenyataan bahwa DKI Jakarta telah menddapat pemimpin baru.

Pasalnya, Presiden Joko Widodo telah resmi melantik pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Senin (16/10/2017).

"Saya move on dari masa Pak Ahok dan Pak Djarot menuju ke masa gubernur yang baru itu satu keniscayaan, satu keharusan, kan gubernurnya udah dipilih, udah ditetapkan, dan sudah dilantik, kalau saya masih sedih segala macam ya ngapain?," kata Addie saat dihubungi Kompas.com, Senin sore.

Addie merupakan salah satu musisi pendukung Ahok-Djarot pada saat kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

[Baca juga: Berharap kepada Anies-Sandi, Addie MS Merujuk ke Ahok-Djarot ]

Menurut ayah pemusik Kevin Aprilio itu, terpilihnya Anies-Sandi menggantikan Ahok-Djarot harus diterima dan ditanggapi dengan pikiran yang positif.

"Belum move on itu buang energi, mendingan kita terima sebagai suatu fakta yang memang sudah terjadi dan dilegalkan, dilantik oleh Presiden Jokowi, mau apalagi? Kita enggak bisa terus-terusan berpikiran buruk, positive thingking aja,"ucapnya.

Meski demikian, Addie mengaku bahwa kekagumannya pada tiga gubernur DKI Jakarta sebelumnya tidak akan hilang.

"Tapi kalau kecintaan dan kekaguman saya terhadap sosok Jokowi, Ahok, Djarot enggak bakal hilang. Setiap hari saya lewat jalan-jalan, nyata sekali apa yang mereka lakukan," tegasnya.

Addie menuturkan, dirinya menerima Anies-Sandi sebagai pemimpin DKI Jakarta yang baru, dan mengajak masyarakat untuk mendukung mereka.

"Kita harus terima kenyataan dan mari kita sama-sama dukung gubernur (yang baru), supaya bisa bekerja dengan baik, supaya bisa mempertahankan apa yang sudah dicapai," tutur Addie.

"Saya belum kagum pada gubernur yang baru, tapi bukan berarti saya enggak menerima keadaan, karena faktanya memang sudah berubah," sambungnya.

[Baca juga: Pesan WhatsApp dari Istri Ahok yang Buat Addie MS Menangis...]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X