Produser: Film A Man Called Ahok Jauh dari Politik

Kompas.com - 06/09/2018, 20:20 WIB
Daniel Mananta berfoto untuk media usai jumpa pers peluncuran teaser Film A Man Called Ahok di Metropolle XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018). KOMPAS.com/IRA GITADaniel Mananta berfoto untuk media usai jumpa pers peluncuran teaser Film A Man Called Ahok di Metropolle XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com -- Kisah kehidupan tokoh fenomenal mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diangkat ke layar lebar.

Reza Hidayat selaku produser film berjudul A Man Called Ahok mengatakan bahwa film itu bercerita tentang perjalanan hidup dan pembentukan pribadi hingga menjadi Ahok sekarang ini, di luar kehidupan politiknya.

"Ini suatu film yang harus diproduksi ya. Ini adalah film yang IP (intellectual property)-nya kuat banget. Dari segi produksi juga ini film yang jauh dari unsur politik," ucap Reza dalam jumpa pers peluncuram teaser film A Man Called Ahok, di Metropole XXI, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2018).

Baca juga: Daniel Mananta Merasa Tehormat Dipercaya Perankan Ahok

"Saya bawain cerita yang orang Indonesia belum tahu. Apa yang membuat sosok Ahok yang sekarang, kenapa bisa ada seorang pria bernama Ahok, yang membuat perubahan untuk orang-orang yang ada di sekelilingnya. Memang ada hubungan yang luar biasa mengubah figur dari a boy jadi a man," tutur sutradara film itu, Putrama Tuta.

Baca juga: Daniel Mananta Andalkan Video di YouTube untuk Mendalami Karakter Ahok

Diangkat dari buku karya Rudi Valinka, film A Man Called Ahok mengisahkan kehidupan Ahok, sedari kecil pada 1976 di Gantong, kepulauan Belitung Timur, sampai menjabat sebagai Bupati Belitung Timur pada 2005.

Pembawa acara Daniel Mananta didapuk memerankan tokoh Ahok dewasa dan Eric Febrian sebagai Ahok remaja. Film ini menjadi kali peetama bagi Daniel berakting senagai pemeran utama.

"Ini peran besar buat gue. Gue akuin, gue pemeran pembantu di Rumah Dara, ini pemeran utama. Pemeran utama jadi bebannya, khususnya," ucap Daniel.

Baca juga: Nicholas Sean Bacakan Surat Ahok di Peluncuran Teaser Film A Man Called Ahok

Selain Daniel, para pemeran lain dalam film itu adalah, antara lain, Denny Sumargo, Chew Kin Wah, Sita Nursanti, Donny Damara, Ferry Salim, Eriska Rein, dan Jill Gladys.

A Man Called Ahok direncanakan akan mulai diputar di bioskop-bioskop Indonesia pada akhir November 2018.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X