Ngopi Bareng Cokelat di Bentara Budaya Jakarta

Kompas.com - 20/09/2018, 22:09 WIB
Penampilan grup band Cokelat menghibur sejumlah penonton di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (20/09/2018). Band yang telah berdiri sejak 1996 ini tampil dalam rangka peluncuran singel terbarunya berjudul Peralihan Hati. KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELIPenampilan grup band Cokelat menghibur sejumlah penonton di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (20/09/2018). Band yang telah berdiri sejak 1996 ini tampil dalam rangka peluncuran singel terbarunya berjudul Peralihan Hati.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band Cokelat menghibur penonton di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018). Mengusung tema "Ngopi Bareng Cokelat", band asal Bandung ini sukses menghangatkan malam bersama penonton.

Penampilan band yang kini beranggotakan Edwin Marshal Sjarif (gitar), Ronny Febry Nugroho (bas), Jackline Rossy (vokal), dan Axel Andaviar (drum) ini sempat tertunda karena diguyur hujan.

Kendati demikian, penonton yang telah memenuhi lokasi acara tetap setia menanti penampilan band yang sudah berdiri selama 22 tahun ini.

Baca juga: Band Cokelat Coba Hal Baru lewat Peralihan Hati

Penampilan Cokelat diawali dengan pertunjukan monolog. Tak lama berselang, para personel Cokelat naik ke panggung dan disambut antusias oleh penonton. Lagu "Segitiga" dipilih menjadi sajian pembuka penampilan mereka.

"Sudah pada ngopi belum nih yang hadir?" ucap Jackline menyapa penonton.

"Acaranya kita malam ini di Bentara Budaya Jakarta itu 'Ngopi Bareng Cokelat', jadi jangan sampai kita enggak ngopi," sahut Edwin menimpali.

Setelah itu Cokelat melanjutkan penampilan dengan lagu "Luka Lama" dan "Jauh". Tak lupa singel terbaru mereka, "Peralihan Hati", turut dinyanyikan.

Total ada tujuh lagu dibawakan oleh Cokelat. Penampilan pun ditutup dengan medley lagu-lagu nasional  "Tanah Airku", "Satu Nusa Satu Bangsa" serta "Gebyar-gebyar" milik Gombloh, dan "Bendera".



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X