Didi Riyadi Ingin Kembalikan Eksistensi Musik 90-an lewat Rans Music

Kompas.com - 27/09/2018, 17:18 WIB
Didi Riyadi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (27/9/2018). KOMPAS.com/IRA GITADidi Riyadi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (27/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan pemain drum Didi Riyadi ingin mengembalikan eksistensi musik era 90-an melalui label musik Rans Music yang dia bangun bersama artis Raffi Ahmad.

"Saya sama Raffi juga bikin label Rans Music, kami udah soft launch di kantor Kemang," kata Didi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (27/9/2018).

"Ini juga awal yang baik dan baru banget. Karena memang kami pengin bawa generasi 90-an untuk muncul lagi, tampil lagi dan eksis lagi melalui Rans Music. Element Reunion pasti, Banyak artis dari era 90-an. Ada Java Jive, Bunglon, Kafein," sambungnya.

Baca juga: Punya Kesamaan Visi, Didi Riyadi-Raffi Ahmad Sepakat Dirikan Rans Music

Tak sampai di situ, pemain drum band Element itu juga menjelaskan, dia dan Raffi ingin menghadirkan kembali program-program musik yang kini mulai hilang dari layar kaca.

"Visi misinya, kami pernah ada di golden age atau eranya musik 90-an, sekarang ini kita bisa lihat program TV, yang kayak dulu musik banyak sekarang enggak ada," tutur Didi.

"Nah Rans Music ini sebagai media untuk menghidupkan kembali program musik. Ini masa keemasannya ini di era sekarang yang bisa dibilangnya millenials, atau apapun itu ya jangan hilang," tambahnya.

Kerja sama Didi dan Raffi bermula ketika Element tampil dalam video blog Rans Entertaimenr bersama istri Raffi, Nagita Slavina.

"Awalnya Element tampil di vlognya Raffi, di Rans Entertaint nyanyi bareng Gigi, setelah itu ngobrol-ngobrol, kita punya visi dan misi yang memang sama," ujar Didi.

"'Kang gimana nih kang tolong bantuin untuk bisa running di divisi musiknya' karena Raffi kan sibuk banget, gue jadi ngerti banget lah, ya udah kami jalanin aja dan berdirilah Rans Music," sambungnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X