Tangan Diborgol, Augie Fantinus Berlari Kecil Hindari Kejaran Wartawan

Kompas.com - 18/10/2018, 11:09 WIB
Pembawa acara Augie Fantinus diabadikan di halaman Gedung Trans, Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANPembawa acara Augie Fantinus diabadikan di halaman Gedung Trans, Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (15/4/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah ditetapkan sebagai tersangka akhir pekan lalu, artis komedi Augie Fantinus untuk kali pertama muncul ke publik dengan mengenakan baju tahanan oranye.

Sebelumnya, Augie menjadi tersangka atas kasus dugaan penyebaran berita bohong setelah mengunggah video oknum kepolisian diduga melakukan tindak percaloan dalam akun Instagram-nya @augiefantinus.

Pantauan Kompas.com, sekitar pukul 10.50 WIB Augie terlihat berjalan dari ruang tahanan ke arah Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis (18/10/2018).

Dengan borgol pada pergelangan tangannya, Augie melangkahkan kaki didampingi dua petugas kepolisian.

Namun, Augie yang tadinya berjalan santai tiba-tiba mengambil langkah seribu masuk ke dalam Gedung Ditreskrimsus saat melihat awak media bersiap mengambil gambarnya. Augie dengan sigap berlari kecil, sementara awak media mengejar di belakang.

Cepat-cepat dua penyidik yang mendampinginya menggiring Augie masuk ke dalam ruang pemeriksaan.

Di ruang tunggu Ditreskrimsus Polda Metro Jaya tampak istri Augie, Adriana Bustami, duduk bersama beberapa orang. Ia mengenakan busana putih dengan rambut dikuncir. Namun, Adriana tetap bungkam.

Baca juga: Christy Jusung Ceritakan Kondisi Terkini Augie Fantinus

Dalam video yang diunggah Augie pada Kamis (11/10/2018), seorang oknum anggota kepolisian disebut menjual tiket pertandingan basket Asian Para Games 2018 ke calon penonton di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat.

Berdasarkan keterangan pada unggahan video itu, polisi tersebut sedang bertugas di arena pertandingan basket. Ia hendak menjual tiket kepada Augie.

"Memalukan!!! Ini hari pertama gua ke GBK untuk support Timnas Basket Kursi Roda INDONESIA @jakartaswift.basketball di @asianpg2018....Bangga senang terharu sama antusias penonton yang penuh FULL HOUSE di lapangan basket senayan," isi keterangan video tersebut.

"Bahkan gue pun beli tiket bersama coach @hermanto1978 dan ngantri panjang untuk masuk ke dalam lapangan. Tapi gue kecewa dan emosi dengan kejadian ini! Polisi yang seharusnya tugas menjaga dan melayani masyarakat justru oknum polisi jadi calo. Ini Oknum! Pantaskah! Biar masyarakat yang menilai. Saya melakukan ini karena saya cinta Indonesia," lanjut keterangan pada video itu.

Namun, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu membantah anggotanya berniat menjual tiket pertandingan, melainkan hanya ingin melakukan refund.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X