BLACKPINK Kini Satu Label dengan Selena Gomez dan Lady Gaga

Kompas.com - 23/10/2018, 10:11 WIB
Girlgroup K-pop BLACKPINK Facebook/Blackpink OfficialGirlgroup K-pop BLACKPINK

JAKARTA, KOMPAS.com - Girlband BLACKPINK mulai melangkah ke luar Asia setelah agensinya, YG Entertainment, meneken kontrak kerja sama dengan label rekaman ternama di Amerika Serikat milik Universal Music Group, Interscope Records.

"Kami akan bekerja sama dengan perusahaan musik terbesar, Universal Music Group, secara global untuk kesuksesan debut dan promosi global BLACKPINK," kata pendiri YG Entertainment, Yang Hyun Suk, dalam sebuah pernyataan.

"Selain itu, kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu artis YG lainnya untuk menerobos wilayah Amerika Utara dan Eropa juga," tambahnya.

Sebagai informasi, Interscope Records menaungi sejumlah penyanyi kelas dunia. Di antaranya, Lady Gaga, Selena Gomez, Madonna, U2, Maroon 5, Eminem, Guns N' Roses, Kendrick Lamar, Gwen Stefani, dan Black Eyed Peas.

“Kami sangat senang memulai kemitraan dengan UMG dan Interscope. Musik dan bakat nyata melampaui budaya, bahasa, dan benar-benar tidak memiliki batasan. Melalui kemitraan ini, kami merasa kami dapat benar-benar menunjukkan potensi BLACKPINK dalam skala yang lebih besar dan kami menantikan apa yang akan terjadi," kata produser in-house YG Entertainment, Teddy Park.

CEO Universal Music Group, Sir Lucian Grainge, mengaku terkesan dengan rekam jejak YG Entertainment. Agensi yang berdiri pada 1996 itu telah melahirkan beberapa nama terbesar di industri musik Korea Selatan, termasuk BIGBANG, 2NE1, Wheesung, Gummy, Psy dan lainnya.

“Saya senang untuk memperluas hubungan kami dengan YG melalui masuknya BLACKPINK ke keluarga Interscope. Kami berharap untuk membangun kesuksesan awal BLACKPINK yang luar biasa dengan menempatkan sumber daya global dan keahlian UMG di belakang mereka dan meningkatkan jumlah pemirsa di seluruh dunia," kata Grainge

"BLACKPINK adalah superstar global. Musik dan visualnya begitu mencolok dan sangat berbeda dari apa pun yang terjadi di musik pop. Kami sangat bersemangat untuk bermitra dengan YG dalam mengejar visi mereka untuk dominasi dunia BLACKPINK," CEO Interscope Geffen A & M, John Janick.

Album BLACKPINK yang berjudul Square Up dirilis pada Juni lalu memulai debutnya di posisi 40 di Billboard 200 chart. Sementara single "Ddu-Du Ddu-Du" masuk Billboard Hot 100 pada peringkat 55.

Girlband beranggotakan Jennie, Jisoo, Rosé dan Lisa itu menjadi girlband K-pop dengan peringkat tertinggi kedua setelah Wonder Girls yang masuk dalam grafik utama Billboard.

BLACKPINK memulai debut pada 2016 dengan single "Whistle" dan "Boombayah" yang menjadi hits. BLACKPINK baru-baru ini merilis singel berjudul "Kiss and Make Up", kolaborasi dengan penyanyi di Dua Lipa.

Baca juga: Catat, BLACKPINK Akan Tampil di Sentul pada 19 November 2018



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X