Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Kompas.com - 27/05/2020, 10:07 WIB
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca DOK. LEILA S CHUDORIComing Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

MIRA LESMANA mempunyai pengakuan. Dalam acara podcast " Coming Home with Leila Chudori" episode "Books to Movies" yang tayang hari ini, produser Mira mengaku cemas saat akan menyaksikan film "Norwegian Wood" karya Tran Anh Hung yang diangkat dari novel penulis terkemuka Haruki Murakami.

Seperti pembaca fanatik Murakami lainnya, Mira tentu saja berdebar karena cemas film tersebut tidak akan memenuhi imajinasinya.

Mira mengaku, baru 10 menit menyaksikan, dia kemudian menghentikannya karena tidak berani melanjutkan.

"Saya akhirnya memutuskan untuk membiarkan imajinasi saya yang menciptakan tokoh-tokoh itu," katanya sembari tetap menekankan dia sangat menghormati Tran Anh Hung, sutradara Perancis kelahiran Vietnam yang namanya melejit karena film "The Scent of Green Papaya" (1993).

Yang menarik sebetulnya, selain seorang pembaca Haruki Murakami yang fanatik, dia juga adalah seorang produser yang pernah mengangkat film-film produksi Miles Films dari novel karya Andrea Hirata, di antaranya "Laskar Pelangi" dan "Sang Pemimpi".

Di dalam podcast ini pula, Mira mengaku –bersama sutradara Riri Riza— memutuskan sebuah buku yang biasanya tebalnya ratusan halaman tidak akan sepenuhnya terekspresikan dalam sebuah film sepanjang 120 menit.

"Seusai membaca buku, kita harus menyingkirkannya dan berpikir secara visual dan memutuskan kita akan fokus pada plot dan tokoh yang mana," demikian katanya mengingatkan betapa banyaknya tokoh dalam novel "Laskar Pelangi".

Hal ini tentu saja yang dulu dihadapi oleh sutradara Anthony Minghella ketika dia mengangkat novel "The English Patient" menjadi film.

Selain sudah memenangi The Booker Prize (1992), "The English Patient" adalah salah satu novel yang dipuji-puji kritikus.

Bahkan dua tahun lalu, novel ini dinobatkan kembali sebagai pemenang Golden Man Booker Prize , sebuah pemilihan khusus bagi para pemenang Booker Prize (The Best of the Booker) untuk merayakan 50 tahun terselenggaranya penghargaan tersebut.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X