Skenario Dilan 1991 Buat Vanesha Prescilla Menangis

Kompas.com - 30/10/2018, 06:20 WIB
Vanesha Prescilla saat jumpa pers film Dilan 1991 di kawasan Dago, Bandung, Senin (29/10/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAVanesha Prescilla saat jumpa pers film Dilan 1991 di kawasan Dago, Bandung, Senin (29/10/2018).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Film Dilan 1991 direncanakan tayang pada 2019. Film garapan sutradara Fajar Bustomi ini sudah melewati proses reading oleh para pemain dan akan memulai shooting pertama pada 3 November mendatang.

Vanesha Prescilla yang berperan sebagai Milea mengatakan bahwa jalan cerita Dilan 1991 jauh lebih menguras emosi dibandingkan film sebelumnya, Dilan 1990.

"Jujur aku pas baca skenarionya sampai terbawa perasaan, sampai menangis," ucap Vanesha dalam jumpa pers di Dago, Bandung, Jawa Barat, Senin (29/10/2018).

Kata Vanesha, cerita Dilan 1991 memandang cinta secara lebih luas. Film ini menguras air matanya.

"Iya (kuras air mata) banget di film yang (Dilan 1991) ini karena harus didalemin lagi perannya trus di-recall (ingat karakter) lagi," ucap adik Sissy Priscillia ini.

"Film ini harus mengeluarkan emosi. Kalau kemarin (Dilan 1990) jalan ceritanya bagaimana proses mereka (Dilan dan Milea) jadi pacaran, jadian, jadi happy banget kalau ini konfliknya banyak banget," sambung Vanesha.

Vanesha menambahkan skenario dalam film Dilan 1991 bahkan membuatnya sulit untuk mengungkapkan kata-kata.

"Tapi pas masuk ke (proses) reading itu sampai aku ngomong aja susah, sampai udah di sini gitu nangisnya," ucap Vanesha sambil menepuk dadanya.

Film Dilan 1991 kembali menampilkan Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla sebagai Milea.

Baca juga: Para Pemain Film Dilan 1991 Doakan Penumpang Lion Air JT 610




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X