Wanna One Bicara soal Kebocoran Lagu dan Isu Menjiplak

Kompas.com - 19/11/2018, 17:51 WIB
Boyband K-pop Wanna One Swing EntertainmentBoyband K-pop Wanna One
Editor Kistyarini

KOMPAS.com – Manajemen Wanna One, Swing Entertainment, menyatakan akan menindaklanjuti kasus pembocoran lagu baru boyband itu ke dunia maya pada 14 November 2018 lalu.

Yang bocor adalah "Spring Breeze", lagu andalan pada album studio pertama Wanna One, 1¹¹=1 (POWER OF DESTINY)” yang baru dirilis pada Senin (19/11/2018).

Dalam konferensi pers peluncuran album itu, Senin siang, salah satu member Wanna One, Ong Seungwoo mengaku tidak tahu soal kebocoran lagu mereka.

"Kami tidak mendapat informasi apa pun tentang bocornya lagu itu," kata Seungwoo dalam konferensi pers itu.

Pada kesempatan itu, boyband yang terbentuk dari acara survival Produce 101 pada 2017 lalu itu juga menanggapi tudingan seorang seniman Amerika Serikat bahwa mereka menjiplak konsep musikal “Hedwig and the Angry Inch”.

"Ketika konsep foto Wanna One diproduksi, gambar 'Origin of Love' milik Plato digunakan sebagai motif. Rupanya setiap orang memiliki sudut pandang berbeda (mengenai konsep milik Plato). Kami meminta maaf karena menyebabkan kekhawatiran dengan isu tersebut,” kata Yoon Ji Sung.

Album studio pertama Wanna One 1¹¹=1 (POWER OF DESTINY) berisi 11 lagu. Album itu mengandalkan “Spring Breeze” sebagai lagu utama. (Tascia Sanistia)

Baca juga: Wanna One: Belum Ada Pembicaraan soal Perpanjangan Kontrak

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Soompi

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X