Sejak Usia 11 Tahun, Noni Dju Sudah Curi Perhatian Gita Gutawa

Kompas.com - 01/12/2018, 12:38 WIB
Noni Dju Dok.PRIBADI/INSTAGRAMNoni Dju

JAKARTA, KOMPAS.com - Cantik, unik, muda, kreatif, dan berbakat. Demikian lima kata untuk mendeskripsikan Noni Dju, penyanyi muda baru asuhan GUT Records yang dinaungi oleh musisi Erwin Gutawa dan Gita Gutawa.

Dengan lagu baru ciptaannya sendiri yang berjudul "Goodbye", kini Noni siap untuk mengejutkan dan meramaikan industri musik Indonesia.

Tak hanya memiliki warna vokal yang unik, remaja berusia 18 tahun ini juga memiliki kemampuan musikalitas yang luar biasa. Selain fasih memainkan alat musik piano, Noni sudah mulai menciptakan lagu sendiri sejak usia 11 tahun. Koleksi lagunya begitu banyak dan berwarna.

Tak jarang, ia pun dipercaya sebagai seorang arranger dan music director berbagai pertunjukan walau usianya masih tergolong sangat muda.

Kelebihan-kelebihan ini lah yang mendorong Gita Gutawa untuk mengambil peran sebagai produser. Gita telah lama memerhatikan Noni Dju, sejak dia pertama kali tergabung dalam Di Atas Rata-rata Generasi 1 (2011) --proyek musik Gita dan ayahnya, Erwin Gutawa, untuk mencari anak-anak Indonesia berbakat dalam bidang musik.

Baca juga: Apa Kabar 13 Anak Di Atas Rata Rata Generasi Pertama?

"Semakin lama, talenta Noni semakin matang. Gita percaya sekarang, Noni Dju mampu mewakili suara generasi anak muda masa kini yang kreatif dan berbakat," tulis GUT Records dalam email yang dikirim kepada Kompas.com, Sabtu (1/12/2018).

Dari sekian banyak lagu yang telah ditulis oleh Noni, pilihan akhirnya jatuh pada "Goodbye" sebagai singel pertama.

"Lagu ini dinilai begitu unik dan catchy, mewakilkan style penulisan lagu Noni Dju. Konsep musik yang merupakan campuran antara pop, electronic, dan R&B ini pun memperkuat sosok muda Noni Dju dan dipercayakan kepada Lawrence Aswin sebagai arranger," tulis GUT Records.

Penasaran? "Goodbye" dari Noni Dju tersedia di berbagai platform digital mulai 30 November kemarin!



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X