Tiket Mahal, Dennis Adishwara Pilih Liburan Tahun Baru di Rumah

Kompas.com - 07/12/2018, 13:16 WIB
Artis peran Dennis Adishwara saat ditemui usai acara Festival Film Tempo 2018 di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAArtis peran Dennis Adishwara saat ditemui usai acara Festival Film Tempo 2018 di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Dennis Adishwara akan menghabiskan liburan akhir tahun bersama keluarga di rumah saja.

Menurut Dennis, melonjaknya harga tiket liburan saat akhir tahun membuat ia enggan untuk bepergian ke luar Jakarta.

"Akhir tahun liburan di rumah saja karena tiket mahal, sedangkan saya bijak dalam pengeluaran. Saya selalu percaya dengan yang guru SD saya ajarkan, 'hemat pangkal kaya," ucap Dennis saat ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/12/2018) malam.

Dennis mengatakan bahwa ia sudah sering melewati momen pergantian di rumah bersama keluarga tanpa merasa bosan.

"Kalau saya sih memang setiap akhir tahun selalu di rumah ya. Tapi kalau sudah bulan Januari, Februari, Maret baru deh keliling," ungkap Dennis.

Dennis menambahkan ia juga ingin menikmati suasana akhir tahun di Jakarta yang berbeda dibandingkan biasanya.

"Karena saya lebih senang merasakan nuansa Jakarta kalau lagi enggak ramai banget sih. Kalau akhir tahun hampir mirip kayak Lebaran di mana banyak orang yang keluar kota, liburan," ungkap pria berusia 36 tahun ini.

Dennis menambahkan bahwa menikmati momen pergantian tahun di rumah juga tak kalah seru, tergantung cara merayakannya.

"Iya sih, di rumah saya memang ada balkon ya di lantai 2 jadi kita bisa melihat pemandangan beberapa mall terdekat. Jadi jam 12 tiba akan banyak kembang api, sambil duduk sama istri, makan kacang sambil minum," ungkap Dennis.

Kendati begitu, Dennis tetap memiliki rencana berlibur bersama keluarga, yakni pada waktu-waktu low season. Kata Dennis, ia rutin melakukan liburan di waktu low season untuk menghindari tempat wisata yang ramai pengunjung.

"Karena istri tahu jadwal liburan saya itu di luar high season. Saya ada rencana empat bulan ke depan itu ke Bromo dan Jepang," ucap Dennis.

Pemain film Milly & Mamet ini mengatakan bahwa ia akan menghabiskan waktu satu pekan saat berlibur di Bromo, dan sepuluh hari di Jepang.

"Karena Bromo ada tempat bagus dan harus ke sana dan memang ada foto yang membuktikan jadi pengin. Kalau Jepang mau menikmati musim semi," ucap Dennis.

Baca juga: Dennis Adhiswara Mengaku Pernah Sebarkan Berita Hoax



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X