Daftar Lengkap Para Pemenang Piala Citra 2018

Kompas.com - 10/12/2018, 08:08 WIB
Penulis Skenario film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, Rama Adi (kedelapan kanan) didampingi tim produksi berbicara seusai menerima penghargaan kategori Fim Cerita Panjang Terbaik pada Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2018, di Gedung Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (9/12/2018). ANTARA FOTO/Aprillio AkbarPenulis Skenario film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak, Rama Adi (kedelapan kanan) didampingi tim produksi berbicara seusai menerima penghargaan kategori Fim Cerita Panjang Terbaik pada Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2018, di Gedung Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (9/12/2018).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia 2018 digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/12/2018)

Dalam penyelenggaraan ke-38 ini, puluhan film yang masuk nominasi bersaing secara ketat dalam memperebutkan masing-masing penghargaan dari 22 kategori yang tersedia.

Dari 22 kategori yang diperlombakan pada FFI 2018, film Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak meraih Piala Citra terbanyak dengan 10 penghargaan, termasuk Film Cerita Panjang Terbaik dan Sutradara Terbaik.

Berikut daftar lengkap para pemenang:

1. Film Cerita Panjang Terbaik: Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
2. Sutradara Terbaik: Mouly Surya - Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak
3. Pemeran Utama Pria Terbaik: Gading Marten (Love For Sale)
4. Pemeran Utama Wanita Terbaik: Marsha Timothy(Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak)
5. Pemeran Pendukung Pria Terbaik: Nicholas Saputra - Aruna & Lidahnya
6. Pemeran Pendukung Wanita Terbaik: Dea Panendra (Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak)
7. Penulis Skenario Asli Terbaik: Mouly Surya dan Rama Adi (Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak)
8. Penulis Skenario Adaptasi Terbaik: Titien Wattimena (Aruna & Lidahnya), adaptasi novel Aruna & Lidahnya karya Laksmi Pamuntjak
9. Pengarah Sinematografi Terbaik: Yunus Pasolang (Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak)
10. Pengarah Artistik Terbaik: Frans XR Paat (Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak)
11. Penata Efek Visual Terbaik: Keliek Wicaksono (Wiro Sableng)
12. Penyunting Gambar Terbaik: Kelvin Nugroho IMarlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak)
13. Penata Suara Terbaik: Khikmawan Santosa dan Yusuf A Patawari (Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak)
14. Penata Musik Terbaik: Zeke Khaseli dan Yudhi Arfani (Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak)
15. Pencipta Lagu Tema Terbaik: Rayi Putra, Astono Andoko, dam Anindyo Baskoro -
(Judul lagu "Kulari ke Pantai") - Kulari Ke Pantai
16. Penata Busana Terbaik: Adrianto Sinaga, Nadia Adharina (Wiro Sableng)
17. Penata Rias Terbaik: Jerry Octavianus (Wiro Sableng)
18. Pemeran Anak Terbaik: Ni Kadek Thaly Titi Kasih (Sekala Niskala)
19. Film Pendek Terbaik: Kado - Aditya Ahmad
20. Film Animasi Terbaik: Si Juki The Movie - Faza Meonk 
21. Film Dokumenter Panjang Terbaik: Nyanyian Akar Rumput - Yuda Kurniawan
22. Film Dokumentar Pendek Terbaik: Rising From Silence - Shalahuddin Siregar
23. Lifetime Achievement Award: Widyawati

Baca juga: Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak Raih Piala Citra Film Terbaik



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X