Mengenang Kiprah Mendiang Dian Pramana Poetra di Industri Musik Indonesia

Kompas.com - 28/12/2018, 05:09 WIB
Musikus senior Indonesia, Dian Pramana Poetra, meninggal dunia di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam. Instagram/Dian Pramana PoetraMusikus senior Indonesia, Dian Pramana Poetra, meninggal dunia di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Baru beberapa hari lalu, musikus Dian Pramana Poetra didiagnosis dokter mengidap penyakit kanker darah atau leukimia stadium empat.

Setelah dua hari dirawat di RS Hermina Jatinegara, Jakarta Timur, Dian meminta pulang ke rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam.

Namun, sekitar pukul 20.05 WIB, Dian mengembuskan napas terakhirnya. Pelantun "Masih Ada" ini meninggal dunia dalam usia 57 tahun.

Semasa hidupnya, Dian pernah tergabung dalam trio K3S (Kelompok 3 Suara) bersama Deddy Dhukun dan Bagus A. Ariyanto. Ia juga pernah berduet dengan Deddy Dhukun dalam duo yang bernama 2D.
 
 
Musikus senior Indonesia, Dian Pramana Poetra, meninggal dunia di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam.Instagram/Dian Pramana Poetra Musikus senior Indonesia, Dian Pramana Poetra, meninggal dunia di rumahnya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12/2018) malam.
Salah satu hits mereka adalah lagu "Keraguan". Deddy dan Dian yang terkenal sebagai pencipta lagu-lagu populer mendapat julukan hitsmaker. 
 
Dian mendapatkan bakat bermusik dari ayahnya yang merupakan pemusik jazz. Saat remaja, pria kelahiran 2 April 1961 ini pernah menuai prestasi sebagai juara ketiga dalam Lomba Cipta Lagu Remaja 1980 lewat lagu "Pengabdian". 
 
Pada 2014 lalu, Dian bersama bersama Fariz RM merilis album kompilasi berjudul Fariz RM & Dian PP in Collaboration with. Album ini berisi 13 lagu ciptaan mereka masing-masing yang didaur ulang oleh sejumlah penyanyi.
 
Selain itu, Dian juga menelurkan sejumlah album, di antaranya Dian Pramana Poetra - Indonesian Jazz Vocal (1983), 17 ½ Tahun Ke atas (1985), Melody Memory Th 70an with Various Artists (1997), dan Dian Pramana Poetra & Friends (2000).

Kini, Dian Pramana Poetra telah pergi untuk selamanya. Namun, karya-karyanya akan selalu abadi. Beristirahatlah dengan tenang...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X