Dilan 1991 Rilis 28 Februari 2019

Kompas.com - 03/01/2019, 14:34 WIB
Dilan dab Milea dalam Dilan 1991 FALCON PICTURESDilan dab Milea dalam Dilan 1991


JAKARTA, KOMPAS.com - "Kalau aku jadi presiden yang harus mencintai seluruh rakyatnya, aduh, maaf, aku pasti tidak bisa karena aku cuma suka Milea." Kata-kata Dilan itu memang tak mudah untuk dilupakan, sebab ucapannya seperti berseloroh namun penuh arti.

Sukses dengan film Dilan 1990, Max Pictures akan kembali dengan Dilan 1991 yang sudah selesai melakukan proses shooting dan produksi. Film perdananya berhasil menjadi salah satu film tersukses di Indonesia dengan menarik lebih dari enam juta penonton di bioskop.

Film yang diangkat dari novel mega best seller karya Pidi Baiq tersebut akan kembali dalam waktu dekat. Iqbaal Ramadhan sebagai Dilan dan Vanesha Prescilla yang memerankan Milea beberapa minggu lagi akan menggebrak bioskop.

"Dilan 1991 akan dirilis pada 28 Februari 2019. Setelah melalui proses produksi film ini sudah siap untuk ditayangkan," kata Produser Max Pictures Ody Mulya dalam email yang diterima Kompas.com, Kamis (3/1/2019).

Baca juga: Takut Jadi Beban, Iqbaal Ramadhan Tak Mau Pikirkan Capaian Penonton Dilan 1991

Proses shooting yang dilakukan akhir tahun kemarin menghabiskan waktu 41 hari. Ada dua lokasi yang diambil selama shooting, yaitu di Bandung dan Jakarta. Proses shooting berjalan begitu terencana setelah melalui proses reading selama satu bulan.

Sutradara Fajar Bustomi pun yakin bahwa Dilan 1991 bakal menjadi film yang bagus karena berbagai proses sebelumnya berjalan dengan baik.

"Alhamdulillah shooting film Dilan 1991 sudah selesai dan berjalan dengan lancar di 41 hari. Doakan semoga proses post produksinya juga lancar dan menghasilkan film yang baik yang bisa membahagiakan banyak orang,” ungkapnya.

Iqbaal Ramadhan yang menjadi bintang utama juga mengaku menjalani shooting dengan menyenangkan. Apalagi, ia harus melakoninya di tengah cuaca yang terus diguyur hujan.

"Cukup menarik karena sebagai lanjutan dari film terakhir Dilan 1990, kami mencoba untuk mengingat lagi ke masa-masa itu dan mencoba mengulik perasaannya agar emosinya nyambung," tutur Iqbaal.

Iqbaal mengaku harus bisa mengingat lagi shooting di film perdananya. Ia tak mau membiarkan semua terasa kembali baru lagi.

"Menuju shooting itu gue kayak mengingat lagi karena pengin pas take itu harus benar-benar keluar apa adanya, makanya natural,” ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X