Alasan Kuasa Hukum Tak Mau Lagi Tangani Kasus Prostitusi "Online" Artis VA

Kompas.com - 09/01/2019, 05:25 WIB
Kuasa hukum Vanessa Angel, M. Zakir Rasyidin (kanan) dan Jane Shalimar (tengah) memberikan keterangan dalam jumpa pers klarifikasi kabar penangkapan Vanessa di Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAKuasa hukum Vanessa Angel, M. Zakir Rasyidin (kanan) dan Jane Shalimar (tengah) memberikan keterangan dalam jumpa pers klarifikasi kabar penangkapan Vanessa di Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Muhammad Zakir Rasyidin mengungkapkan alasannya mundur sebagai kuasa hukum artis sinetron berinisial VA.

Sebagai informasi, VA saat ini menjadi saksi kasus dugaan prostitusi online setelah sebelumnya ditangkap polisi di sebuah kamar hotel di Surabaya, Jawa Timur.

"Mundur karena bertentangan dengan nurani, silakan dinilai sendiri," tulis Zakir kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Selasa (8/1/2019) malam.

Zakir merasa ada fakta yang ditutup-tutupi berkait kasus tersebut, pengakuan yang ia terima tak sejalan dengan kebenaran yang ada.

Baca juga: Kuasa Hukum Artis VA yang Terjerat Prostitusi Online Putuskan Mundur

"Semestinya kita membantu polisi membuka fakta agar jaringan prostitusi ini bisa dibuka, bukan membenturkan lawyer dengan polisi hanya karena ingin ada pembenaran bukan kebenaran, dan insiden ini tentu bertentangan dengan nurani," tulis Zakir.

Ia menambahkan, baik VA maupun keluarganya tidak memberikan tanggapan apa pun atas keputusannya mundur.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"(VA) tidak ada (tanggapan). Saya fokus pada kasus-kasus lain," tutupnya.

Sebelumnya, dalam jumpa pers klarifikasi kabar penangkapan VA di kompleks Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019), Zakir membantah keterlibatan kliennya dalam kasus prostitusi online.

"Kalau klien kami menerima Rp 80 juta tidak benar. Tarifnya Rp 80 juta tidak ada. Percakapan dari mana itu? Munculkan. Tidak ada," ucap Zakir.

"Kalau ke rekening Vanessa kita pun pasti bisa memberi penjelasan soal itu. Tapi kan klien kami memberi penjelasan tidak pernah menerima uang itu," tambahnya.

Baca juga: Komnas Perempuan Sayangkan Eksploitasi Berlebihan terhadap VA

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.