Berselisih Paham dengan Produser Grammy Awards, Ariana Grande Batal Tampil

Kompas.com - 06/02/2019, 16:06 WIB
(FILES) This file photo taken on November 20, 2016 shows US singer Ariana Grande accepting the Artist of the Year award during the 2016 American Music Awards Los Angeles, California.   
British police said early May 23, 2017, that there were a number of confirmed fatalities after reports of at least one explosion during concert by Ariana Grande in the city of Manchester. / AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / KEVIN WINTER(FILES) This file photo taken on November 20, 2016 shows US singer Ariana Grande accepting the Artist of the Year award during the 2016 American Music Awards Los Angeles, California. British police said early May 23, 2017, that there were a number of confirmed fatalities after reports of at least one explosion during concert by Ariana Grande in the city of Manchester. /

KOMPAS.com - Karena terjadi ketidaksepakatan dengan produser Grammy Awards 2019 mengenai lagu mana yang akan ia tampilkan, Ariana Grande, batal tampil dalam ajang penghargaan musik itu.

Padahal pelantun "Thank U, Next" itu telah tampil di papan iklan promosi Grammy Awards di seluruh Los Angeles, AS. Tidak hanya batal tampil pada 10 Februari nanti, Grande bahkan juga tidak akan menghadiri acara tersebut sebagai tamu undangan.

Seorang sumber mengatakan pada Variety bahwa Grande merasa “terhina” setelah para produser menolak mengizinkannya membawakan “7 Rings”, singel terbaru Grande.

Setelah berkompromi, dicapai kesepakatan di mana "7 Rings" akan menjadi bagian dari medley. Namun, Grande lalu memutuskan keluar setelah para produser Grammy disebut bersikeras bahwa lagu kedua harus mereka yang pilih.

Baca juga: Kate Beckinsale dan Mantan Kekasih Ariana Grande Terlihat Berpegangan Tangan

Sumber menambahkan bahwa ketentuan tersebut tidak dikenakan pada pemain lain di acara itu, melainkan hanya kepada Grande.

Perwakilan untuk Grammy belum menanggapi permintaan Variety untuk memberikan respons mengenai kabar tersebut.

Diketahui, dalam Grammy Awards 2019, Grande dinominasikan ke dalam kategori Best Pop Vocal Performance (untuk singel “God Is a Woman”) dan Best Pop Vocal Album (untuk “Sweetener”).

Jika melihat ke belakang, situasi ini hampir mirip dengan kebuntuan yang pernah terjadi antara pihak Grammy dengan Lorde tahun lalu, di mana mereka menolak untuk membiarkannya membawakan lagu dari album Melodrama, salah satu dari lima nomine Album of the Year.

Pihak Grammy malah menawari Lorde tempat selama sesi tribute untuk Tom Petty, namun Lorde menolak.

Baca juga: Ariana Grande Dituntut karena Video Musik God is a Woman



Sumber Variety
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X