Tara Basro: Joko Anwar Sangat Bawel

Kompas.com - 26/02/2019, 12:07 WIB
Tara Basro menghadiri syukuran film horor Perempuan Tanah Jahanam di Queens Head, Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanTara Basro menghadiri syukuran film horor Perempuan Tanah Jahanam di Queens Head, Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Tara Basro (28) sudah beberapa kali membintangi film karya Joko Anwar. Namun itu tidak berarti ia bisa terlibat dalam film terbaru Joko, Perempuan Tanah Jahanam, tanpa bersaing.

"Bang Joko itu sangat bawel banget ya untuk hal pemain dari dulu. Aku pun melalui casting juga," ujar Tara dalam wawancara di Queens Head, Kemang Raya, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019).

Sebelum terpilih memerankan karakter Maya dalam film Perempuan Tanah Jahanam, Tara sudah pernah beberapa kali terlibat film bersama Joko. Misalnya film A Copy of My Mind, Pengabdi Setan, dan Gundala.

Di luar itu, Tara pun enggan mendapat perlakuan istimewa dari Joko. Ia tetap mengikuti persaingan yang ketat dalam casting.

Senada dengan Tara, Joko juga tidak mau tidak mengistimewakan satu atau dua pemain. Semua pemain yang bermain dalam filmnya harus melalui proses casting.

"Pemain lewati audisi yang panjang. Saya sangat cerewet masalah casting apakah yang sudah pernah main film dengan saya atau tidak. Mereka dalam satu karakter ini bisa mengalahkan 20 sampai 25 orang," kata Joko.

Menurut Joko, para pemain yang terbaiklah yang bisa menghidupkan karakter tersebut dalam sebuah film.

"Mereka yang menghidupkan sebuah film. Kalau saya mah sutradara kan cuma nyuruh-nyuruh aja," kata Joko lalu tertawa.

Film Perempuan Tanah Jahanam merupakan garapan kolektif atau kerja sama Ivanhoe Pictures, Base Entertainment, Rapi Film, dan CJ Entertainment itu.

Film itu akan memulai proses shooting di Banyuwangi, Lumajang, Lumbang, dan Gunung Ijen mulai 28 Februari 2019.

Perempuan Tanah Jahanam berkisah tentang seorang perempuan bersama sahabat baiknya kembali dari kota ke desa untuk mencari tahu apakah mendapat warisan karena hidupnya susah.

Sesampai di desa, mereka tidak mengetahui kalau sudah lama diincar untuk dibunuh demi menghilangkan sebuah kutukan.

Baca juga: Ario Bayu Jadi Dalang di Perempuan Tanah Jahanam

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X