Rentetan Kasus yang Sebabkan Seungri BIGBANG Hengkang dari Dunia Hiburan

Kompas.com - 12/03/2019, 07:31 WIB
Member boyband BiGBANG, Seungri, memberi keterangan pers setelah menjalani pemeriksaan di kantor polisi Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/2/2019). Soompi/XportsnewsMember boyband BiGBANG, Seungri, memberi keterangan pers setelah menjalani pemeriksaan di kantor polisi Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/2/2019).

KOMPAS.com - Tahun ini layaknya mimpi buruk bagi Seungri "BIGBANG". Ia yang tadinya ingin meninggalkan kesan menyenangkan sebelum masuk wajib militer lewat konser solo, justru didera masalah bertubi-tubi.

Bermula dari kasus penyerangan, dugaan narkoba, hingga tuduhan menyediakan jasa prostitusi.

Seungri selalu membantah tiap kali ada skandal baru yang muncul, namun pada akhirnya ia memutuskan mundur dari dunia hiburan, melepaskan karier yang sudah ia bangun selama 13 tahun.

Baca juga: Seungri BIGBANG Jadi Tersangka atas Tuduhan Sediakan PSK untuk Lobi Investor

Kompas.com pun mencoba merangkum rentetan kasus Seungri yang menimbulkan kontroversi besar di Korea Selatan itu. Berikut daftarnya:

1. Penyerangan

Baru saja mengawali 2019, Seungri langsung tersandung sebuah kasus. Pada Senin (28/1/2019), program News Desk menayangkan sebuah cuplikan hasil rekaman CCTV yang memerlihatkan sejumlah petugas keamanan kelab itu memukul muka dan perut seorang pria bernama Kim.

Akibat pukulan tersebut, Kim mengalami sejumlah cedera, termasuk tiga tulang rusuk patah. Cedera itu baru betul-betul sembuh sesudah lima minggu.

Sebenarnya, masalah itu tak melibatkannya secara langsung. Namun, karena kasus penyerangan itu terjadi di kelab Burning Sun yang disebut miliknya, nama Seungri mau tak mau terseret.

Merasa bertanggung jawab, pada Sabtu (2/1/2019), Seungri meminta maaf kepada korban penyerangan tersebut melalui akun Instagram-nya.

"Saya melihat rekaman insiden itu kali pertama melalui media dan saya juga sangat terkejut. Kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan apa pun dan saya dengan tulus meminta maaf kepada korban yang terluka karena insiden ini. Saya berharap bahwa luka mental dan fisik Anda segera sembuh," tulisnya.

"Jadi saya akan aktif bekerja sama dalam investigasi kepolisian dan berharap hukuman tegas akan diberlakukan jika melalui penyelidikan terungkap sebuah kejahatan. Saya juga akan bertanggung jawab penuh jika ada sesuatu yang harus saya pertanggungjawabkan sebagai direktur eksekutif pada saat itu," tulis Seungri.

2. Narkoba

Belum juga selesai kasus penyerangn itu, Seungri lagi-lagi diterpa masalah. Member termuda BIGBANG itu diduga terlibat narkoba gara-gara fotonya bersama seorang perempuan terduga pengedar, tersebar di internet.

Anna diduga bekerja sebagai MD (Merchandiser) di Burning Sun dan memasok obat-obatan ke pelanggan VIP klab tersebut

Seungri kemudian menyangkal rumor itu. Ia mengakui bahwa berada di klab pada saat itu dan perempuan dalam foto tersebut meminta foto dengannya. Namun, Seungri mengaku tak mengenal perempuan bernama Anna itu.

“Di kelab, banyak orang yang mendatangi saya dan meminta foto dan saya tanpa ragu melayani permintaan mereka," kata Seungri.

Dalam sebuah wawancara dengan KBS yang ditayangkan pada Senin (18/2/2019), Anna juga mengeluarkan bantahannya. Ia menjelaskan bahwa tidak memiliki hubungan khusus dengan Seungri.

Perempuan asal Tiongkok itu hanyalah seorang penggemar yang tertarik berfoto dengan Seungri karena Seungri adalah seorang idola.

Pada Kamis (28/2/2019), hasil pemeriksaan narkoba tahap pertama yang dijalani Seungri menyatakan bahwa Seungri negatif menggunakan narkoba.

3. Prostitusi

Akhir Februari 2019, Seungri kembali terkena masalah. Kali ini, kasusnya merupakan tuduhan besar. Ia disebut-sebut pernah menyediakan pekerja seks komersial (PSK) kepada investor asing sebagai lobi melancarkan investasi untuk bisnisnya.

Sebuah stasiun televisi menayangkan transkrip percakapan antara Seungri, kawan, serta karyawannya yang dikabarkan terjadi empat tahun lalu atau tepatnya pada 2015.

Menurut transkrip obrolan itu, seseorang yang diduga Seungri meminta karyawan Kim mencari layanan prostitusi untuk beberapa investor asingnya. Seungri juga disebut menggunakan pesta ulang tahunnya di Filipina sebagai selubung.

Pada Rabu (27/2/2019) malam, Seungri menjalani pemeriksaan polisi selama 8,5 jam terkait tuduhan penyalahgunaan narkotika dan prostitusi.

Sepekan kemudian, tepatnya Minggu (10/3/2019), ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan melanggar Undang Undang antiprostitusi Korea Selatan.

Penetapan tersangka itu agar polisi bisa mengeluarkan surat perintah penggeledahan. Kepolisian Metropolitan Seoul mengirim 20 penyidik untuk menggeledah kelab malam Arena di kawasan elit Gangnam untuk mengumpulkan bukti.

Senin (11/3/2019), melalui akun Instagram-nya, Seungri memutuskan mengundurkan diri dari dunia hiburan untuk melindungi nama baik BIGBANG dan agensinya, YG Entertainment.

Baca juga: Seungri BIGBANG Mundur dari Dunia Hiburan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X