Reza Rahadian Sebut Hari Film Nasional Momen Tepat Rayakan Keberagaman Film

Kompas.com - 30/03/2019, 10:36 WIB
Artis peran Reza Rahadian yang berdandan ala Bossman di My Stupid Boss 2 berswafoto dengan penumpang MRT di MRT Jakarta rute Bundaran HI-Lebak Bulus, Jumat (29/3/2019). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Artis peran Reza Rahadian yang berdandan ala Bossman di My Stupid Boss 2 berswafoto dengan penumpang MRT di MRT Jakarta rute Bundaran HI-Lebak Bulus, Jumat (29/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari Film Nasional yang jatuh setiap tanggal 30 Maret dimaknai oleh artis peran Reza Rahadian (32), sebagai saat yang tepat untuk merayakan keberagaman film Indonesia.

"Momentum yang tepat untuk merayakan keberagaman film Indonesia. Karena kita punya banyak genre film dari komedi, drama, secara kualitas kita juga bisa lihat apa yang ditawarkan oleh film-film Indonesia dari opening tahun ini aja deh," ungkap Reza saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019).

Dilihat dari meningkatnya market share, Reza merasa bahwa ini adalah momentum kebangkitan film nasional

"Dari market share-nya aja deh, yang dari tahun sebelumnya sekitar 48 persen kalau enggak salah di tahun ini diperkirakan akan ada di angka 52 persen. Jadi buat saya, ini semua seperti apa ya, bisa dibilang tiga tahun terakhir sebagai momentum kebangkitan film nasional," ujar Reza.

Baca juga: (Video) Aksi Kocak Reza Rahadian Sapa Penumpang MRT dengan Dandanan Bossman

Reza juga ingin menjadikan Hari Film Nasional ini menjadi saat yang tepat untuk mengapresiasi para pelaku film.

"Di hari film inilah kita merayakan keberagaman film Indonesia, kemudian mengapresiasi para pekerja film untuk dirayakan juga. Karena mereka telah bekerja keras untuk menjaga dan meningkatkan kualitas film Indonesia," ungkap Reza.

"Para sutradara, para penulis skenario, para kru, para editor, para produser yang tetap setia membuat film-film Indonesia. Buat saya ini perlu mendapat apresiasi tertinggi untuk pembuat film Indonesia," imbuhnya.

Terakhir, Reza pun berharap nantinya layar bioskop bisa ditambah untuk menjaring lebih banyak penonton lagi.

"Tapi yang saya harapkan adalah semoga bertambah layar. Karena dengan bertambahnya film Indonesia, skala produksinya semakin tinggi. makwa rasanya kita membutuhkan layar yang lebih banyak lagi. Karena di daerah-daerah masih banyak yang masih belum terjangkau bioskop," jelasnya.

"Ini yang harus dipikirkan baik untuk pemerintah atau kerja sama dengan pihak-pihak terkait. Karena semakin banyak bioskop, semakin banyak layar, maka kesempatan untuk meraih penonton juga semakin tinggi," imbuhnya.

Baca juga: Reza Rahadian Sapa Penumpang MRT dengan Kostum Bossman



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X