Asri Welas Dukung Kegiatan Amal Penanganan Katarak Kongenital

Kompas.com - 04/04/2019, 12:30 WIB
Asri Welas saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019). KOMPAS.com/IRA GITAAsri Welas saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Asri Welas mengajak masyarakat untuk peduli terhadap bahaya dari penyakit katarak kongenital yang menyerang anak.

Kepedulian Asri berangkat dari pengalamannya saat anak keduanya, Rayyan Gibran Ridharaharja atau Ibran, mengidap penyakit tersebut di usia tiga bulan.

Karena itu, Asri mendukung kegiatan amal yang dilakukan oleh PT Optik Tunggal Sempurna yang membagikan 90 kacamata khusus kepada penderita katarak kongenital di seluruh Indonesia.

"Sejak merasakan proses yang dilalui oleh Ibran, saya sangat concern mendukung kegiatan penanganan katarak kongenital," kata Asri melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (4/4/2019).

Baca juga: Asri Welas Harus ke Jerman untuk Cari Jawaban soal Mata Anaknya

"Saya terima kasih kepada Optik Tunggal yang sejak awal menyediakan kacamata khusus kepada Ibran," sambung dia.

Chairman Optik Tunggal Sempurna Alexander F Kurniawan mengatakan bahwa kegiatan sosial yang dilangsungkan dalam rangka HUT ke-90 Optik Tunggal ini terinspirasi dari pemberitaan soal Ibran yang terlahir dengan katarak kongenital.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah melakukan operasi katarak di kedua matanya, Ibran membutuhkan kacamata khusus untuk kesehariannya yang dapat membantu berinteraksi dengan orang-orang di sekelilingnya.

Alex berujar, sejauh ini sudah ada 59 anak yang datanya masuk untuk mendapatkan kacamata tersebut. Lensa bernama Zeiss Lens tersebut dibuat langsung di Jerman.

"Masa golden age anak itu jangan sampai terlewat karena panca indera atau alat komunikasi yang tidak bisa digunakan," kata Alex.

Sebagai informasi, katarak kongential adalah kekeruhan lensa mata yang terjadi sejak lahir yang disebabkan berbagai faktor, apabila tidak segera ditangani akan sangat berbahaya karena merupakan penyebab utama timbulnya kebutaan pada anak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.