Banjir Tawaran Akting, Della Dartyan Mulai Selektif Terima Skenario Film

Kompas.com - 14/04/2019, 09:45 WIB
Artis peran Della Dartyan berkunjung ke redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019), dalam rangka promo film Pocong The Origin, karya sutradara Monty Tiwa. KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGArtis peran Della Dartyan berkunjung ke redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (12/4/2019), dalam rangka promo film Pocong The Origin, karya sutradara Monty Tiwa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Della Dartyan mengaku semakin banyak mendapatkan tawaran bermain film setelah meraih beberapa penghargaaan.

Della mendapatkan dua penghargaan sekaligus di ajang Indonesian Movie Actors (IMA) 2019 lewat debutnya dalam film Love for Sale. Della menyabet penghargaan Aktris Pendatang Baru Terfavorit dan Aktris Pendatang Baru Terbaik.

"Alhamdulillah iya. Untuk tahun ini dua," kata Della saat dijumpai di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Baca juga: Della Dartyan Tak Punya Banyak Waktu untuk Dalami Karakter Jayanti

Menurut Della, sebenarnya tawaran yang datang lebih dari dua film. Namun, ia tidak mau mengambil peran terlalu banyak dalam satu tahun.

"Membatasi sebenarnya iya, karena memang untuk satu film butuh pendalaman yang enggak main-main juga. Jadi, ya, saya enggak mau sembarangan," kata Della.

Alasan utama Della mau bermain film untuk cerita dan karakter harus bagus. Della juga ingin memainkan karakter yang kerap berbeda dari film yang pernah dimainkannya.

"Enggak mau monoton di satu karakter itu aja," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X