Grup Band Wali Gunakan Diksi Milenial untuk Singel Religi Terbaru

Kompas.com - 30/04/2019, 19:47 WIB
Wali band album saat peluncuran album  Melodi Cinta Ramadhan 2019  di Green Pramuka Square, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019). Kompas.com/Ira GitaWali band album saat peluncuran album Melodi Cinta Ramadhan 2019 di Green Pramuka Square, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Grup band Wali meluncurkan singel religi terbarunya berjudul "Kuy Hihjrah" untuk menyambut Ramadhan tahun ini.

Gitaris Wali sekaligus pencipta lagu "Kuy Hijrah", Apoy, mengatakan bahwa dia menggunakan diksi milenial untuk mengajak para pendengarnya berhijrah.

Hal itu dikatakan Apoy dalam peluncuran album Melodi Cinta Ramadhan 2019 di Grand Pramuka Square, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

"Ya lagu 'Kuy Hijrah' ini kami memakai diksi milenial ya, kuy yang artinya yuk. 'Kuy Hijrah' tentang bagaimana, apa yang menyebabkan kita harus berhijrah," kata Apoy.

"Terus kami juga akhirnya berdamai dengan kaum milenial kembali untuk mengatakan diksi alright," sambungnya.

Baca juga: Sambut Ramadhan, Wali Luncurkan Album Kompilasi Melodi Cinta Ramadhan

Lewat lirik lagunya, Wali berupaya menyampaikan pesan bahwa berhijrah bukan sesuatu yang berat.

"Kami juga mencoba memberitahukan kepada masyarakat umum, hijrah itu bukan sesuatu yang berat. Tetapi siapapun bisa berhijrah," ucap Apoy.

Vokalis Faank menambahkan, "Kuy Hijrah" dicipta Apoy ketika mereka selesi menunaikan ibadah umrah awal tahun ini.

"Baru banget ya. Waktu itu kami umrah Januari, dibikin awal Maret lah ya. Jadi beneran, saya enggak tahu lagunya kayak gimana," tambah Faank.

"Kuy Hijrah" menjadi salah satu materi lagu dalam album kompilasi Melodi Cinta Ramadhan 2019 yang diproduksi oleh label musik Nagaswara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X