Heri Dono Mengembalikan Eksistensi Seniman

Kompas.com - 06/05/2019, 20:48 WIB
Lukisan karya Heri Dono, An Angel with-Clowns, 2009. Arsip Heri DonoLukisan karya Heri Dono, An Angel with-Clowns, 2009.

JAKARTA, KOMPAS.com--Seniman, kata perupa Heri Dono, pernah menempati posisi terhormat dalam strata sosial kemasyarakatan. Seniman zaman dulu bukan hanya sebagai "penghibur", tapi sekaligus seorang filsuf, ilmuwan, dan spiritualis. Namun sejak munculnya gelombang pop art, dadaisme, revolusi industri, seniman jatuh derajatnya lebih sebagai penghibur saja dan hanya dipujikan pencapaian teknik-tekniknya saja.

Maka, imbuh Heri Dono yang lahir di Jakarta pada 12 Juni 1960, dan kini berdomisili di Yogyakarta, melalui karya-karyanya, baik berupa lukisan maupun instalasi, dirinya ingin memecahkan kemandegan "posisi" tersebut.

Terutama melalui karya-karya instalisnya, Heri Dono menawarkan kemungkkinan-kemungkinan yang bisa menjadi perenungan masyarakat yang menyaksikan karya-karya dirinya.

Jam terbang Heri yang sudah tinggi, memungkinkan dirinya melihat fakta yang terjadi di dunia seni rupa. Maklumlah, sejak tahun 1990 Heri telah mengikuti puluhan kali residensi, baik di dalam negeri ataupun luar negeri, antara lain: Swiss, Inggris,  Selandia Baru, Wales, Amerika Serikat, Singapura, Kanada, Jerman, Brazil, Norwegia, Cina, Korea Selatan, Belanda, dan Italia.

Bahkan, semenjak kuliah di Institut Seni Indonesia di Yogyakarta, dirinya telah mengantungi pelbagai penghargaan lukisan terbaik dua kali pada tahun 1981 dan 1985. Kariernya terus beredar di berbagai pameran kelompok maupun tunggal di seluruh penjuru dunia.

Medium yang digunakannya oleh Heri juga beraneka ragam, tetapi pilihannya sering jatuh pada karya instalasi yang menggunakan materi-materi 'sehari-hari' dan berteknologi sederhana. Di dalam figur-figur yang muncul pada karyanya, seringkali bisa dilihat pengaruh wayang kulit.

Itulah sebabnya, Heri tak cuma berurusan dengan kanvas, kuas, dan cat. Melalui karya-karya instalasinya Heri juga menggunakan teknologi untuk menguatkan sekaligus mempertegas bahwa seniman itu multitalenta yang memiliki pemikiran holistik.

"Sebenarnya yang menarik dari instalasi adalah, kita mengacu pada konsep-konsep prespektif mandala, antara manusia yang melihat dan seni ada pada ruang yang sama. Sama-sama subyek yangb saling terkoneksi. Intalasi secara mendasar memberikan kesadaran baru tentang apa yg terjadi, mendapat kesadaran baru, mempunyai reaksi untuk melakukan aksi. Kesenian tidak bisa membuat perubahan secara langsung, seniman hanya memberikan stimulus dan masyarakat yang akan melakukan perubahan itu sendiri," papar lelaki yang Ketika berumur tujuh tahun sering melihat acara pelajaran menggambar TV yang diasuh oleh pelukis Tino Sidin (almarhum).

Jika ada yang bertanya, apakah karya instalasi juga "laku" dijual? Heri Dono dengan tegas menjawab, "Bisa." Sebab menurut Heri, instalasi selain memberikan wacana media-media baru, tapi juga sebuah upaya melakukan perkembangan. Dalam media-media baru, seniman ditantang melihat kemajuan-kemajuan kehidupan, tidak menyerah pada apa yg diinginkan masyarakat, tidak harus dibeli, ini menjadi penting dari yang konvensional.

Heri lantas menunjukkan salah satu contoh karya instalasinya, berupa dua pengemudi kendaraan. "Pesannya adalah realitas yang ada di luar teori  itu berada di jalan, di ruang realita. Ketika orang bicara soal kebenaran, orang-orang hanya berdebat melalui teori dalam bentuk teks. Tapi sebetulnya antara teks dan konteks itu penting sekali," ungkap perupa yang mulai menggambar sejak duduk di sekolah dasar ini.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
Profil Dul Jaelani, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani

Profil Dul Jaelani, Musisi Muda Penerus Ahmad Dhani

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X