Film Si Mamad Karya Sjuman Djaja Akan Diputar di Bentara Budaya Bali

Kompas.com - 19/05/2019, 19:45 WIB
Film Si Mamad karya sutradara Sjuman Djaja Dok Bentara BudayaFilm Si Mamad karya sutradara Sjuman Djaja
Penulis Ati Kamil
|
Editor Ati Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Dunia anak, pendidikan, sekolah, dan cita-cita diminati sebagai bahan garapan oleh sejumlah sutradara film.

Dalam rangka Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2019, Bentara Budaya Bali akan menyuguhkan film-film fiksi dan dokumenter dengan tema-tema itu.

Kalau Anda berada di Bali, mampirlah ke sana untuk menikmati film-film tersebut.

Film-film itu akan diputar dalam acara Sinema Bentara #KhususMisbar: Bangku Sekolah dan Cita-cita pada Kamis dan Jumat, 23 Mei dan 24 Mei 2019, mulai pukul 18.00 WITA.

Baca juga: Bentara Budaya: Di Jakarta Film Benyamin S, di Bali Film Anti Korupsi

Ada lima film yang akan dipertontonkan. Empat film berasal dari Indonesia.

Film-film Indonesia itu adalah Harapan Anak Cenderawasih (Indonesia, 2012, durasi tujuh menit, sutradara FX Making); KUN (Indonesia, 2016, durasi 10 menit, sutradara Calista Bunga Anindya Kirana, produksi SMK Tunas Harapan Pati); Si Mamad (Indonesia, 1973, durasi 110 menit, sutradara Sjuman Djaja); dan 12 Menit (Indonesia, 2014, durasi 108 menit, sutradara Hanny R Saputra).

Satu film lainnya berasal dari Prancis. Jappeloup, judulnya(2013, durasi 135 menit, sutradara Christian Duguay), judulnya.

Baca juga: Karya 43 Pelukis Bali Lintas Generasi Dipamerkan dalam Kawitan

Lima film terpilih tersebut menggambarkan perjuangan dan kegigihan para tokohnya dalam meraih cita-cita mereka dengan berbagai keterbatasan atau sistem yang tidak berpihak.

Untuk pemutaran setiap film, Bentara Budaya Bali bekerja sama dengan pihak lain.

Harapan Anak Cenderawasih didukung oleh EAST Cinema dalam program East Indonesia #1; KUN oleh SMK Tunas Harapan Pati; Si Mamad oleh Sinematek Indonesia; 12 Menit oleh Bioskop Keliling BPNB Bali Kemendikbud RI; dan Jappeloup oleh Alliance Française Bali dan Institut Français d’Indonésie.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X