"Rainbow Cake", Sebuah Novel Psycho Thriller

Kompas.com - 28/05/2019, 19:44 WIB
Rayni saat meluncurkan novel Rainbow Cake di Toko Buku Gramedia, CBD Bintaro, Tangerang Selatan, Senin, 27 Mei 2019.Noorca Massardi Rayni saat meluncurkan novel Rainbow Cake di Toko Buku Gramedia, CBD Bintaro, Tangerang Selatan, Senin, 27 Mei 2019.


JAKARTA, KOMPAS.com--Setelah melalui proses penulisan selama lebih dari setahun, novel psycho-thriller “Rainbow Cake” akhirnya beredar di seluruh toko buku Gramedia sejak 27 Mei 2019. Novel setebal 260 halaman yang ditulis berdua oleh Rayni N. Massardi dan Christyan AS itu diterbitkan PT Gramedia Pustaka Utama (GPU) Jakarta dan dijual seharga Rp 78.000.

Karya fiksi yang ditulis dua pengarang dari dua generasi berbeda dan berlainan gender ini memang termasuk langka. Tidak hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Proses penulisannya pun cukup unik. Gagasan utama dituliskan Rayni pada 2018 hingga selesai, baru kemudian diserahkan kepada Christyan untuk ditambahkurangi dan dilengkapi sesuai imajinasi dan kreasinya sendiri. Setelah rampung mereka kemudian mendiskusikan, menyuntingulang dan saling melengkapi hingga mencapai bentuk final pada 2019.

Tugas Christyan tidak hanya menulis dan melengkapi teks, tapi juga membuat ilustrasi di setiap bab dan kemudian membuat rancangan sampulnya. Setelah disepakati mereka kemudian meminta Nanang Gani untuk membuat desain cover sebagaimana tampak hasilnya saat ini.

Kerjasama Rayni dengan Christyan tidak hanya baru kali ini. Sebelumnya, Rayni telah meminta Christyan untuk membuat ilustrasi dan gambar sampul kumpulan cerita pendek bergambar (graphics short stories) “Daun Itu Mati” (Prenada Media-2017). Dan kini mereka tengah menyiapkan cerita bergambar (graphic story) “Pocong Ketakutan.”

Bagi Rayni “Rainbow Cake” ini adalah karya fiksinya yang kesembilan, dan merupakan pengalaman pertamanya menulis sebuah karya dalam genre thriller. Dan, tanpa terduga, karyanya ini seolah digerakkan serta dijiwai oleh enerji luar biasa dari dua lagu karya seniman Sudjiwo Tedjo: “Titi Kolo Mongso” dan “Ingsun.”  “Rainbow Cake” adalah novel Rayni yang kedua setelah “Langit Terbuka” (Prenada Media-2017). Sebelumnya, Rayni dikenal sebagai fashion styliste, dan pengarang cerita pendek dan sudah menerbitkan sejumlah buku kumpulan cerpen, serta menulis beberapa buku nonfiksi.

SINOPSIS

Pengalaman di-bully pada masa remaja, membuat Hilda selalu tidak nyaman dengan dirinya hingga hatinya semakin mengeras.

Melanjutkan sekolah ke Paris, ia perlahan mengubah cara pandang terhadap diri dan gaya hidupnya. Di Kota Budaya itu Hilda belajar memasak dan bikin kue.

Kegemaran barunya mengunjungi galeri seni, membuatnya terpaku di hadapan sebuah lukisan yang menggetarkan dan perlahan membuka pengalaman aneh pada tubuhnya.

Hijrah ke Ubud Bali, ia mulai dihantui musik dan lagu yang tiba-tiba bersarang di kepala dan telinganya. Selain merasa ngeri dan membuatnya mual dan pening, ia juga menikmati gairah dan energi aneh dari apa yang didengarnya. Sampai ia bertemu dengan orang-orang dari masa lalu yang pernah melukai hati dan sangat dibencinya.

Balik ke Jakarta dan sukses sebagai pembuat dan pemilik toko kue, masalalunya semakin menghantui dan merusak jiwanya. Cinta, benci, rindu, dan dendam telah mengaduk-aduk emosi dan energinya yang luar biasa.

Alunan musik dan lagu misterius yang terus menghantuinya telah mendorongnya untuk melakukan hal-hal tak terduga termasuk mewujudkan seni instalasi “Kue Terindah”.

Sebuah “Rainbow Cake” yang berakhir dengan kengerian dan malapetaka.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya

Zaskia Adya Mecca: Hanung Bramantyo Tegang Selama Shooting Bumi Manusia

Zaskia Adya Mecca: Hanung Bramantyo Tegang Selama Shooting Bumi Manusia

Seleb
Hanung Bramantyo Kenalkan Bumi Manusia Sejak Awal Menikah, Zaskia Adya Mecca 'Kecanduan'

Hanung Bramantyo Kenalkan Bumi Manusia Sejak Awal Menikah, Zaskia Adya Mecca 'Kecanduan'

Film
Hanung Sebut Mawar De Jongh Langsung Menangis Usai Dengar Kisah Annelies

Hanung Sebut Mawar De Jongh Langsung Menangis Usai Dengar Kisah Annelies

Film
Alasan Mengharukan di Balik Aksi Sarwendah Antar Anak ke Sekolah Pakai Sepeda

Alasan Mengharukan di Balik Aksi Sarwendah Antar Anak ke Sekolah Pakai Sepeda

Seleb
Komentar Keluarga dan Kekasih soal Utang Rp 17 Miliar Kevin Aprilio

Komentar Keluarga dan Kekasih soal Utang Rp 17 Miliar Kevin Aprilio

Seleb
Kembali ke Bioskop Pekan Depan, Avengers: Endgame Akan Bawa Kejutan

Kembali ke Bioskop Pekan Depan, Avengers: Endgame Akan Bawa Kejutan

Film
Kevin Aprilio Pernah Ingin Bunuh Diri gara-gara Utang Rp 17 Miliar

Kevin Aprilio Pernah Ingin Bunuh Diri gara-gara Utang Rp 17 Miliar

Seleb
Tetap Setia di Tengah Utang Miliaran Kevin Aprilio, Vicy Melanie Dipuji bak Malaikat

Tetap Setia di Tengah Utang Miliaran Kevin Aprilio, Vicy Melanie Dipuji bak Malaikat

Seleb
Hadirkan Sederet Bintang Musik 90-an, Ini Harga Tiket Festival Mesin Waktu 2019

Hadirkan Sederet Bintang Musik 90-an, Ini Harga Tiket Festival Mesin Waktu 2019

Musik
Kevin Aprilio Curhat Pernah Dililit Utang Rp 17 Miliar

Kevin Aprilio Curhat Pernah Dililit Utang Rp 17 Miliar

Seleb
Antar Anak ke Sekolah, Sarwendah Hanya Kenakan Daster dan Naik Sepeda

Antar Anak ke Sekolah, Sarwendah Hanya Kenakan Daster dan Naik Sepeda

Seleb
Rendy Pandugo, Gamaliel, Petra Sihombing, dan Teddy Adhitya Bakal 'Tergabung' dalam Boyband

Rendy Pandugo, Gamaliel, Petra Sihombing, dan Teddy Adhitya Bakal 'Tergabung' dalam Boyband

Musik
7 Drama Korea yang Sayang jika Dilewatkan Tahun Ini

7 Drama Korea yang Sayang jika Dilewatkan Tahun Ini

Film
Dewa 19, Dul Jaelani, hingga Glenn Fredly Bakal Ramaikan Festival Mesin Waktu 2019

Dewa 19, Dul Jaelani, hingga Glenn Fredly Bakal Ramaikan Festival Mesin Waktu 2019

Musik
Gina S Noer Sempat Tak Tega Pilih Zara JKT48 Perankan Dara dalam Film Dua Garis Biru

Gina S Noer Sempat Tak Tega Pilih Zara JKT48 Perankan Dara dalam Film Dua Garis Biru

Film

Close Ads X