Dispatch Klaim B.I iKON Gunakan Narkoba dan Hindari Dakwaan Polisi

Kompas.com - 12/06/2019, 09:37 WIB
Leader boyband iKON, Kim Hanbin atau B.ISoompi Leader boyband iKON, Kim Hanbin atau B.I

KOMPAS.com - Kabar tak sedap sedang menghampiri leader boyband iKON, Kim Hanbin alias B.I.

Pada 12 Juni 2019, media Korea, Dispatch, merilis laporan eksklusif yang mengklaim bahwa B.I diduga membeli dan menggunakan obat-obatan terlarang sekitar tiga tahun yang lalu. Dugaan itu berdasarkan pesan Kakao Talk yang baru-baru ini mereka temukan.

Dalam laporan eksklusif mereka, Dispatch menyebut bahwa pada 2016, B.I pernah dicurigai membeli dan menggunakan obat terlarang jenis LSD (Lysergic acid diethylamide) melalui pengedar perempuan berinisial 'A'.

Namun, terlepas dari kenyataan bahwa 'A' ditangkap dan ponselnya ditahan oleh polisi karena terlibat dalam transaksi narkoba ilegal, Dispatch mengklaim bahwa polisi tidak pernah berusaha memanggil atau menuntut B.I.

Dispatch juga merilis isi dari percakapan Kakao Talk yang diduga terjadi antara B.I dengan 'A' pada April 2016.

Dilaporkan pula, pada Agustus 2016, 'A' ditangkap di sebuah kediaman di Seoul dengan tuduhan melakukan transaksi narkoba ilegal. Polisi menyita telepon seluler 'A' dan selama interogasi, 'A' mengakui bahwa ia mengirim 10 buah LSD ke B.I di luar asrama iKON.

Selain itu, Dispatch juga melaporkan bahwa pengedar narkoba lain berinisial 'C', yang bekerja dengan 'A', memberi polisi daftar lengkap pembelinya, termasuk nama B.I.

Baca juga: Audio Terputus, iKON Tampil Profesional Hanya dengan Satu Mikrofon


Namun setelah pemeriksaan ketiga dilakukan, polisi mencatat bahwa 'A' menarik kembali pernyataan sebelumnya dan mengaku tidak tahu di mana B.I mendapatkan obat-obatan terlarang.

Dispatch mencurigai bahwa setelah pengakuan pertama 'A', ia dihubungi oleh YG Entertainment, agensi yang menaungi B.I.

'A' sendiri menghadiri interogasi pertama dan kedua pada 22 Agustus 2016. Namun, karena penangkapannya tidak termasuk penahanan, ia dibebaskan sampai seminggu kemudian, di mana ia menghadapi pemeriksaan ketiga pada 30 Agustus 2016.

Menurut klaim Dispatch, dalam waktu seminggu, YG Entertainment menghubungi 'A', menyewa seorang pengacara untuk mewakili 'A' dalam kasusnya, dan meminta agar ia menarik kembali pernyataan sebelumnya mengenai B.I.

Sebagai hasil dari pernyataan ketiga 'A' itu, masih menurut Dispatch, polisi mengakhiri penyelidikan mereka dalam kasus ini tanpa memanggil B.I untuk diinterogasi.

Baca juga: Gandeng B.I iKON, Lee Hi Buat Comeback yang Menakjubkan Lewat No One



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X