Dua Cerpenis Terpilih sebagai Pemenang Malam Jamuan Cerpen 2019

Kompas.com - 28/06/2019, 23:08 WIB
Para cerpenis yang hadir dalam Malam Jamuan Cerpen 2019 di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2019). KOMPAS.com/ANDIKA ADITIAPara cerpenis yang hadir dalam Malam Jamuan Cerpen 2019 di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua cerpenis terpilih sebagai pemenang Malam Jamuan Cerpen 2019 oleh Harian Kompas yang diumumkan di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/6/2019).

Kedua cerpenis itu adalah Raudal Tanjung Banua dengan karya berjudul "Aroma Doa Bilal Jawad" dan Faisal Oddang dengan karya berjudul "Kapotjes dan Batu yang Terapung".

Kedua cerpenis tersebut berhasil terpilih dari 23 cerpenis yang karyanya masuk dalam buku Cerpen Pilihan Kompas 2018.

Nama-nama ke-23 itu di antaranya adalah Muna Masyari, Martin Aleida, Triyanto Triwikromo, Rizki Turama, Joko Pinurbo, dan Agus Noor.

Baca juga: Joko Pinurbo, Ahmad Tohari, dan Vika Wisnu Berbagi Cerita Menulis di Cerpenis Berbagi

"Selamat ulang tahun kepada Kompas, 54 tahun semoga terus ke depan makin baik lagi. Saya mengucapkan terima kasih atas terpilihnya cerpen saya sebagai salah satu cerpen terpilih Kompas tahun 2018," ucap Raudal saat menerima penghargaan.

Ungkapan yang sama juga disampaikan oleh Faisal Oddang usai menerima penghargaan.

"Saya ingin berterimakasih kepada semua orang, kali ini cerpen ini cerpen-cerpen yang saya tulis Kompas. Saya pernah berpikir bahwa saya sedang menyuarakan, memperhatikan dan membuat karya untuk orang yang terpinggirkan selama ini," ucap Faisal Oddang.

Malam Jamuan Cerpen Kompas 2019 merupakan salah satu acara tahunan yang juga dibuat untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-54 Kompas.

Dalam gelaran kali ini, Malam Jamuan Cerpen 2019 dimeriahkan oleh pemusik yang juga eks personel Efek Rumah Kaca, Adrian Yunan.

Baca juga: Adrian Yunan Meriahkan Malam Jamuan Cerpen 2019 di Bentara Budaya Jakarta



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X