Ashanty Melawan Gugatan Rp 9,4 Miliar

Kompas.com - 04/07/2019, 09:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Ashanty dituduh mengingkari perjanjian kerja sama bisnis kosmetik secara sepihak dengan mantan rekan bisnisnya, Martin Pratiwi.

Pratiwi kemudian melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada 26 Juni 2019 dengan total nilai tuntutan Rp 9,4 miliar yang mencakup kerugian materil dan immateril.

Perkara wanprestasi tersebut terdaftar di PN Tangerang dengan nomor 553/Pdt.G/2019/PN.Tng.

Setelah beberapa saat diam, Ashanty muncul dan mengaku siap melawan gugatan miliaran rupiah itu.

Baca juga: Digugat Rp 9,4 Miliar, Ashanty Akui Berselisih dengan Rekan Bisnisnya

Terkejut

Ashanty mengaku baru mendapatkan pemberitahuan secara resmi mengenai gugatan Pratiwi itu dari PN Tangerang pada Selasa (2/7/2019). Ia pun kaget saat mendengar adanya gugatan dengan nominal selangit tersebut.

"Bukan fantastis lagi, tapi luar biasa," ujar Ashanty saat dijumpai di rumahnya di Perumahan Cinere Mas, Tangerang Selatan, Rabu (3/7/2019).

Kerja sama 1 tahun

Ashanty menjelaskan, kerja sama dengan Pratiwi terjadi pada 2016 lalu dan berlangsung satu tahun. Mereka bekerja sama dalam bisnis kosmetik dan tidak ada brand ambassador atau investor dalam kerja sama ini.

"Saya sama beliau keluar budget nominal yang sama," kata Ashanty.

Tidak cocok

Ashanty mengaku sudah menjalankan semua kerja sama dengan baik selama satu tahun. Namun, Ashanty memilih untuk tidak melanjutkan kerja sama bisnis tersebut.

"Selama satu tahun kami kerja sama, antara saya dan dia banyak ketidakcocokan. Tapi, beliau sepertinya tidak mau saya putuskan kontrak," kata Ashanty.

Heran digugat

Menurut Ashanty, bisnis yang dijalani mereka berdua tidak mengalami kerugian. Sepengetahuannya, selama kerja sama satu tahun tersebut, kedua pihak sama-sama untung.

Menurut istri Anang Hermansyah ini, pihaknya dengan Martin seimbang dalam mengeluarkan modal.

"Modalnya satu dapatnya 10. Diuntungkan, kan? Kami modal bareng dan keuntungan juga bareng. Modal kalau diputar satu tahun luar biasa untungnya," kata Ashanty.

Akui perselisihan

Kerja sama Ashanty dengan Pratiwi tidak selalu mulus. Ashanty mengakui bahwa selama durasi kontrak satu tahun tersebut, ada perselihan yang terjadi.

"Ya, namanya perselisihan, orang tidak mau selesai kerja sama pasti ada," kata Ashanty.

Hal itu yang kemudian menjadi dasar Ashanty merasa tidak cocok dan tidak mau memperpanjang bisnis dengan Pratiwi.

Siap hadapi Gugatan

Ashanty pun merasa heran dengan tuntutan Martin karena menurut dia, kerja sama tersebut sudah saling menguntungkan.

Sebagai rekan bisnis, kata Ashanty, seharusnya bila ada permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, dengan adanya gugatan itu, ia mengaku sudah enggan berkomunikasi dengan Pratiwi.

"Kalau dia belum gugat dan enggak berkoar di media, saya masih bisa telepon. Tapi ini kan, sudah penuntutan. Ya buat apa saya telepon? (Martin Pratiwi) kita ketemu di pengadilan," kata dia.

Ashanty mengaku sudah berkoordinasi dengan tim kuasa hukumnya dan menyiapkan bukti-bukti ke pengadilan.

"Saya sebagai warga negara yang baik akan mengikuti proses hukum yang berjalan nanti (di persidangan)," kata Ashanty.

Jadi selektif

Ashanty mengaku akan lebih selektif dalam memilih rekan bisnis. Ia tidak mau ke depannya ada permasalahan hukum yang menimpanya.

"Makanya aku kerjain sendiri. Aku tuh punya partner kayak jus (dan lainnya), alhamdulillah sampai hari ini (lancar)," kata Ashanty.

Baca juga: Ashanty: Martin Pratiwi, Kita Ketemu di Pengadilan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.