Cerita Pertemuan Jokowi dan Rich Brian, Bahas Musik hingga ke Kandang Domba

Kompas.com - 08/07/2019, 09:09 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima rapper Brian Imanuel Soewarno atau Rich Brian (ketiga kiri) di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019). Pertemuan Presiden dengan rapper asal Indonesia yang berkarier di industri musik Amerika tersebut diantaranya membahas industri musik tanah air. ANTARA FOTO/BPMI-Kris/pus/hp. ANTARA FOTO/KrisPresiden Joko Widodo (kanan) menerima rapper Brian Imanuel Soewarno atau Rich Brian (ketiga kiri) di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/7/2019). Pertemuan Presiden dengan rapper asal Indonesia yang berkarier di industri musik Amerika tersebut diantaranya membahas industri musik tanah air. ANTARA FOTO/BPMI-Kris/pus/hp.
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo menerima penyanyi rap Indonesia yang berkarier di Amerika Serikat Brian Imanuel Soewarno atau lebih dikenal dengan nama  Rich Brian di Istana Bogor, Minggu (7/7/2019).

Pertemuan itu menjadi pembicaraan hanga warganet karena menganggap Jokowi mengapresiasi para pemuda Indonesia yang berprestasi cemerlang.

Lalu apa saja yang mereka bicarakan? Berikut rangkumannya.

Baca juga: Presiden Jokowi Ajak Rich Brian ke Kandang Kambing di Istana Bogor

Bicara karya terbaru dan masa depan industri musik

Dalam pertemuan itu, Jokowi dan Rich membahas perkembangan musik di Tanah Air. Dinamika musik era digital dan karya terbaru Rich Brian termasuk di dalam obrolan itu.

"Tadi ngobrolin tentang musik dan album saya berikutnya," kata Brian seusai diterima Presiden di ruang kerja di Istana Bogor seperti dikutip Antara.

Beberapa waktu lalu, Rich baru saja merilis singel berjudul "Yellow" berkolaborasi dengan Bekon.

Lagu tersebut merupakan singel pertama dari album kedua Rich, The Sailor, yang akan dirilis pada 26 Juli 2019.

Baca juga: Presiden Jokowi Terima Rapper Rich Brian di Istana Bogor

Pertama kali kunjungi Istana

Brian pernah masuk ke dalam daftar tahunan majalah ekonomi Forbes bertajuk "Forbes 30 Under 30: 2018" yang merupakan apresiasi atas pencapaian karier anak-anak muda dunia dan pengaruhnya bagi sekitar mereka.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X