33 Korban Tewas dalam Insiden Pembakaran Studio Kyoto Animation

Kompas.com - 18/07/2019, 21:44 WIB
Pemandangan dari atas menunjukkan petugas pemadam kebakaran dan tim penolong berada di gedung studio Kyoto Animation Co yang terbakar di Kyoto, Jepang, Kamis (18/7/2019). Lebih dari 20 orang tewas dalam kebakaran yang disengaja itu. AFP/JIJI PRESSPemandangan dari atas menunjukkan petugas pemadam kebakaran dan tim penolong berada di gedung studio Kyoto Animation Co yang terbakar di Kyoto, Jepang, Kamis (18/7/2019). Lebih dari 20 orang tewas dalam kebakaran yang disengaja itu.

KOMPAS.com - Setidaknya 33 orang tewas dalam peristiwa diduga pembakaran melanda sebuah studio anime di Kyoto, Jepang, yakni Kyoto Animation atau KyoAni.

Stasiun televisi NHK melaporkan, Kamis (18/7/2019), 36 orang lainnya mengalami luka-luka dari insiden tersebut.

Seorang pria berusia 41 tahun ditangkap setelah dikabarkan mengaku sebagai penyulut api. Ia terlebih dulu dirawat di rumah sakit karena juga mengalami luka, baru kemudian ia ditahan.

Masih menurut NHK, seorang pria terlihat menyebarkan cairan mirip bensin di sekitar gedung dan berteriak "Mati!" sebelum menyalakan api.

Meskipun belum ada motif yang dikonfirmasi hingga saat ini, dugaan pembakaran disebut-sebut sebagai salah satu serangan paling mematikan di Jepang pascaperang.

CEO KyoAni, Hideaki Hatta, mengatakan kepada awak media bahwa perusahaan tersebut dulu pernah menerima ancaman kematian dari pengirim anonim melalui email.

"Mengapa kekerasan seperti itu harus digunakan?" kata Hatta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kyoto Animation Co sendiri didirikan pada 1981 oleh Yoko Hatta, seorang produser anime. Suaminya, Hideaki, menjabat sebagai presiden perusahaan.

KyoAni telah memproduksi serial anime populer dan film layar lebar yang  terkenal di kalangan penggemar anime di seluruh dunia karena dedikasinya terhadap teknik produksi berkualitas tinggi.

Katalognya termasuk A Silent Voice: The Movie, K-On !, The Melancholy of Haruhi Suzumiya, dan Lucky Star. Kantor pusat perusahaannya berada di kota Uji.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.