Dituduh Pablo Benua Jadi Dalang Video Ikan Asin, Barbie Kumalasari Hubungi Farhat Abbas

Kompas.com - 22/07/2019, 12:44 WIB
Barbie Kumalasari usai diperiksa 12 jam di Polda Metro Jaya, Rabu (17/7/2019) KOMPAS.com/IRA GITABarbie Kumalasari usai diperiksa 12 jam di Polda Metro Jaya, Rabu (17/7/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Barbie Kumalasari mengatakan bahwa dia sudah menghubungi Farhat Abbas, kuasa hukum Pablo Benua dan Rey Utami, terkait tuduhan Pablo yang menyebutnya sebagai dalang dari vlog ikan asin.

Hal itu dikatakan Barbie saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2019).

"Ya itu aku sudah diskusi sama Farhat, kuasa hukum dia (Pablo). Mungkin posisinya karena merasa tersudut ya, semenjak dipanggil saksi-saksi," kata Barbie.

"Tapi aku sudah komunikasi sama Farhat kalau gitu ibaratnya bukan masalah lagi," sambungnya.

Menurut Barbie, Pablo merasa tersudutkan dengan pernyataan dari saksi-saksi yang memberatkannya.

Baca juga: Barbie Kumalasari: Video Ikan Asin Itu Spontan

Diketahui, pengacara Indra Tarigan dan pedangdut Tessa Mariska ikut menjadi saksi dalam kasus tersebut.

Dalam kesaksiannya, Indra Tarigan menyalahkan Pablo Benua karena mengabaikan peringatan darinya untuk segera menurunkan video itu setelah diunggah.

"Mungkin Bang Indra bicara apa adanya. Sebenarnya enggak bisa disalahin juga karena kan komunikasi itu kan di handphone aku ada. Itu disita pihak kepolisian," ujar Barbie.

"Bang Indra bicara berdasarkan fakta, tapi yang namanya orang (Pablo) di dalam sana (penjara), emosinya enggak stabil," imbuhnya.

Baca juga: Barbie Kumalasari Kaget Dituduh Jadi Dalang Video Ikan Asin

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X