Barbie Kumalasari Sebut Galih Ginanjar Disayang Tahanan Lain

Kompas.com - 26/07/2019, 14:56 WIB
Barbie Kumalasari ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019). KOMPAS.com/IRA GITABarbie Kumalasari ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Barbie Kumalasari menceritakan tentang kondisi suaminya, Galih Ginanjar, yang kini mendekam di ruang tahanan Polda Metro Jaya.

Sebagai informasi, Galih Ginanjar menjadi tersangka kasus pencemaran nama baik atau yang selama ini dikenal sebagai kasus video ikan asin.

Menurut Barbie, suaminya menempati ruang tahanan bersama beberapa orang lain.

"Ada delapan orang," ujar Barbie saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (26/7/2019).

Barbie menambahkan Galih disayangi tahanan lainnya.

"Banyak yang sayang sama Galih sih di dalam. Karena Galih di situ baik attitude-nya," ujar Barbie lagi.

Diberitakan sebelumnya, Fairuz A Rafiq melaporkan mantan suaminya, Galih Ginanjar, serta pemilik akun YouTube Rey Utami dan Pablo Benua dengan sangkaan pencemaran nama baik melalui media sosial.

Baca juga: Barbie Kumalasari Ungkap Kondisi Terkini Galih Ginanjar

Laporan tersebut dibuat lantaran Galih melontarkan pernyataan bernada negatif atau bau ikan asin terkait mantan istrinya tersebut.

Pernyataan tersebut telah melecehkan Fairuz sebagai perempuan.

Atas laporan itu Galih disebut telah melanggar pasal 27 ayat 1, pasal 27 ayat 3 dan pasal 45 ayat 1 kemudian pasal 310 dan 311 KUHP UU ITE dan UU KUHP.

Baca juga: Penjelasan Barbie Kumalasari Soal Foto Bergandengan dengan Kuasa Hukum Galih Ginanjar

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X