Layang Kangen Milik Didi Kempot Memang Memesona

Kompas.com - 01/08/2019, 21:56 WIB
Penyanyi campursari, Didi Kempot menjadi bintang tamu program Rosi di Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (1/8/2019). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPenyanyi campursari, Didi Kempot menjadi bintang tamu program Rosi di Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta, Kamis (1/8/2019).
|
Editor Kistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan lagu penyanyi campursari Didi Kempot memiliki magnet tersendiri. Bait demi bait yang mengaduk perasaan seseorang membuatnya tak lekang oleh waktu.

Salah satunya adalah lagu "Layang Kangen" yang berkisah tentang ajakan untuk sabar menanti kedatangan seorang kekasih.

Acara Rosi yang dipandu Rosianna Silalahi dan disiarkan live oleh Kompas TV, Kamis (1/8/2019) malam, membuktikan kesaktian lagu "Layang Kangen" tersebut.

Bahkan, seorang penonton wanita yang hadir dalam acara itu turut buka suara ihwal dirinya yang menggemari penyanyi berjuluk Godfather of Broken Heart itu.

"Iya beberapa memang ada yang suka dan hafal. Ada satu lagu jadi suka banget, kadang kalau lagi seru bisa jadi sedih loh.." ucap penonton wanita tersebut.

Melihat punya kesempatan emas, penonton wanita itu meminta kepada Rosi agar ia diizinkan berduet bersama Lord Didi di panggung.

Baca juga: Dijuluki Godfather of Broken Heart, Didi Kempot: Pintar-pintarnya Anak Muda

"Aku suka Layang Kangen boleh duet gak Mas?" tanya penonton wanita itu tersipu malu sekaligus penuh harap.

Rosi pun memberi kode bahwa ia memberi izin.

Dan duet harmonis itu pun dimulai. Meski tak sampai lagu usai, duet Didi dan penonton wanita itu tampaknya mengesankan.

Baca juga: Reaksi Didi Kempot Disandingkan dengan Bruno Mars

Lagu itu berkisah tentang kerinduan yang mendalam dari seorang kekasih. 

Salah satu bagian liriknya pun membuktikan itu.

"Umpama tanganku dadi suwiwi / Iki ugo aku mesti enggal bali / Ning kepiye maneh mergo kahananku / Cah ayu entenono tekaku."

Baca juga: Didi Kempot Menghipnotis, Gundah Patah Hati Jadi Rasa Bahagia

Artinya dalam bahasa Indonesia pun amat menyentuh dan begitu puitis.

“Kalau saja tanganku adalah sayap / Aku juga akan cepat pulang, / Tapi bagaimana lagi karena keadaanku, Cantik, tunggu kedatanganku.”

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X