Tompi Sempat Menyesal Terima Tawaran sebagai Sutradara The Pretty Boys

Kompas.com - 02/08/2019, 18:00 WIB
Tompi menghadiri jumpa pers film The Pretty Boys Pictures di kawasan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanTompi menghadiri jumpa pers film The Pretty Boys Pictures di kawasan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyanyi Tompi mengaku sempat menyesal menerima tawaran Desta dan Vincent sebagai produser film The Pretty Boys.

"Sewaktu ditawari sama Desta dan Vincent, pas ngomong iya, agak nyesel," kata Tompi di kawasan Kemang Raya, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).

Tompi mengira produksi sebuah film cukup beberapa pekan. Ternyata, bisa berbulan-bulan prosesnya.

Baca juga: Pertama Kali Jadi Produser Film, Desta: Kapok, Puyeng Banget!

Tompi saat itu bimbang karena dia juga harus menjalani aktivitasnya sebagai dokter bedah plastik.

"Kan, kasihan kalau berhenti praktik nanti tante-tantenya," ujar Tompi.

Namun, Tompi akhirnya mantap menjalani debutnya sebagai sutradara. Menurut Tompi, ia tidak akan bisa tenang jika belum menyelesaikan tugas yang diembannya.

Baca juga: Tompi: Emang Kalau Cuci Wajah Jadi Pindah Kelamin? Enggak Dong...

"Karena ini cerita berkonsep dan panjang produksinya, jadi butuh konsistensi dan stamina. Saya main di dunia visual sejak tujuh tahun lalu, motret, bikin video musik dan iklan. Mimpi saya saat itu memang ingin bikin film," kata Tompi.

Menurut Tompi, kegiatan syuting memakan waktu 1,5 bulan dengan diselingi masa rehat sejenak.

"Gua ingin dua minggu, tetapi kata Desta enggak mungkin," ujarnya.

"Tuh... Dia orangnya sombong, tetapi untungnya berkualitas," kata Desta menimpali.

Baca juga: Akhir Kisah Emak-emak Berantem Saat Tompi dan Glenn Bernyanyi di Stasiun MRT

Desta mengungkapkan alasan pihaknya mengandeng Tompi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X