Berpasangan dengan Ayushita, Adipati Dolken: Bukan Chemistry Menye-menye

Kompas.com - 06/08/2019, 20:03 WIB
Pasangan film Ayushita Nugraha dan Adipati Dolken berpose sebelum wawancara  di Redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). Film Perburuan yang kisahnya diangkat dari Novel Perburuan tulisan Pramoedya Ananta Toer akan ditayangkan di bioskop Indonesia mulai 15 Agustus 2019. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPasangan film Ayushita Nugraha dan Adipati Dolken berpose sebelum wawancara di Redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019). Film Perburuan yang kisahnya diangkat dari Novel Perburuan tulisan Pramoedya Ananta Toer akan ditayangkan di bioskop Indonesia mulai 15 Agustus 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Adipati dan Ayushita untuk kali pertama memerankan sepasang kekasih dalam sebuah film.

Ayushita dan Adipati berperan sebagai Ningsih dan Hardo dalam film yang diadaptasi dari novel karya Pramdoedya Ananta Toer bertajuk Perburuan.

"Jadi pasangan, iya baru sekarang, sebelumnya pernah main bareng," kata Ayushita saat berkunjung ke redaksi Kompas.com di Menara Kompas, Palmerah Selatan, Jakarta Barat, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: Adipati Dolken Berkreasi dalam Perankan Hardo di Film Perburuan

Ayushita menceritakan, dia dan Adipati mengandalkan skenario untuk membangun chemistry antara keduanya. 

"Karena waktu sedikit pertama kita hanya baca skrip, karena itu jalan satu-satunya buat mengejar mereka yang sudah latihan berkali-kali. Kita kerjaannya baca-baca supaya kita bisa berdialog terus," ujar Ayushita.

Adipati menambahkan, Hardo dan Ningsih tidak dicitrakan sebagai sepasang kekasih pada umumnya.

Baca juga: Adipati Dolken Tahu Film Perburuan Akan Dibuat sejak 4 Tahun Lalu

Mereka pasangan kekasih yang banyak berbicara tentang Indonesia.

"Untungnya obrolan Hardo sama Ningsih tuh bukan obrolan tentang personal banget gitu loh. Kalau ngomongin chemistry tuh bukan yang chemistry harus menye-menye, enggak kayak drama remaja," tutur Adipati.

"Untungnya kita ngomongin justru lebih besar lagi, lebih dalam lagi, kita ngomongin Indonesia justru. Kita kayak romance intelektual gitu loh," ujarnya.

"Kalau (Indonesia) sudah merdeka, baru kita mikirin kita berdua," sambung Ayushita.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X