5 Fakta di Balik Hengkangnya Uki dari NOAH

Kompas.com - 15/08/2019, 07:28 WIB
Ariel, David dan Lukman NOAH Saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019). KOMPAS.com/IRA GITAAriel, David dan Lukman NOAH Saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gitaris Mohammad Kautsar Hikmat atau lebih dikenal dengan nama Uki Noah, telah secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari band yang membesarkan namanya itu.

"Good friends never say goodbye, they simply say 'see you soon'. #keterkaitanketerikatan," tulis Uki lewat akun Instagram-nya, seperti dikutip Kompas.com, Kamis (8/8/2019) lalu.

Personel Noah yang tersisa yakni Ariel, Lukman dan David memberikan tanggapan terkait keputusan Uki tersebut.

Noah menanggapi hal itu dalam jumpa pers peluncuran album terbaru mereka berjudul Keterkaitan Keterikatan di kawasan Kebayoran baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019).

Berikut adalah sejumlah fakta di balik hengkangnya Uki dari NOAH:

Baca juga: Jatuh Bangun Band NOAH, Ganti Nama hingga Bongkar Pasang Personel

1. Kehilangan teknologi

Vokalis grup band Noah, Nazril Irham atau akrab disapa Ariel mengatakan, hengkangnya Uki memiliki dampak yang cukup besar untuk mereka.

Sebab, Uki selama ini juga banyak mengambil bagian di belakang layar.

"Dampaknya besar banget, kami akan kehilangan teknologi kami. Dia sebenernya itu yang di belakang layar, teknologinya kami itu ada di Uki," kata Ariel.

Untuk menutupi kekosongan itu, para personel yang tersisa yakni Ariel, David, dan Lukman pun bahu-membahu mempelajari bagian yang selama ini dipegang Uki.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X