Ini Kata Chandra Liow soal Maraknya Konten Receh di YouTube...

Kompas.com - 09/09/2019, 18:53 WIB
Chandra Liow ketika menghadiri promosi film Thor: Ragnarok di Pasific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017) KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanChandra Liow ketika menghadiri promosi film Thor: Ragnarok di Pasific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - YouTuber Chandra Liow menegaskan dirinya mengutamakan kualitas dibandingkan kuantitas ketika membuat konten YouTube.

Menurut dia, konten yang mengedepankan kualitas tidak akan berbatas waktu sehingga dapat dikenang sebagai karya oleh setiap orang.

"Kalau mau mengarah ke fame (ingin terkenal) ambil kuantitas, tetapi kalau mau orang enggak akan lupa sama suatu karya, kualitas," ujar Chandra Liow saat ditemui di acara On Off Festival di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8//9/2019).

Baca juga: Menjadi YouTuber Anti Mainstream ala Agung Hapsah

"Saya sih kualitas. Tidak apa-apa bikin konten lama, tetapi yang penting bagus," lanjut dia.

Pria kelahiran 21 Juni 1993 ini mengaku tak mempermasalahkan banyak YouTuber yang mengutamakan kuantitas ketika membuat konten.

Sebab, menurut dia, hal tersebut tetap membantu industri kreatif terus meningkat di berbagai hal. Misalnya dalam hal perekonomian digital dan konten untuk masyarakat.

Baca juga: YouTuber Agung Hapsah Kerap Tolak Tawaran Produksi Efek Visual, jika...

"Kebanyakan masyarakat suka seperti itu (konten yang menjual kuantitas). Jadi kalau itu yang mereka suka, gua enggak bisa bilang mereka enggak boleh nonton itu," kata Chandra.

Salah satu konten yang menjual kuantitas adalah konten-konten receh atau yang tidak penting untuk khalayak.

Konten jenis seperti itu justru banyak diminati masyarakat karena tak harus membuat mereka berpikir saat menyaksikannya dan malah terhibur.

Baca juga: Jadi YouTuber Kondang, Atta Halilintar Ungkap Beratnya Ikuti Kemauan Fans

Chandra Liow menyetujui bahwa warganet di Indonesia memang menyukai konten-konten berbau receh seperti demikian.

Hal tersebut justru menjadi market terbesar di Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X